
Bola.net - Kekalahan Real Madrid dari Getafe (0-1) di Santiago Bernabeu memicu gelombang reaksi keras. Hasil tersebut bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga mempertegas keraguan terhadap konsistensi tim di fase krusial musim ini.
Di program El Larguero, jurnalis Tomas Roncero menyampaikan pandangannya tanpa menahan diri. Ia menilai performa Los Blancos tidak lagi menunjukkan kapasitas untuk bersaing penuh hingga akhir musim.
Komentarnya mencerminkan kekecewaan sebagian suporter yang merasa tim kehilangan arah, terutama setelah serangkaian penampilan yang dianggap tidak stabil.
La Liga Hampir Lepas dari Real Madrid

Roncero menilai peluang Real Madrid dalam perburuan gelar domestik secara praktis sudah tertutup. Ia menegaskan bahwa persoalannya bukan sekadar hitungan matematis, melainkan kesan yang ditinggalkan tim di lapangan.
"Dari apa yang tim ini tunjukkan kepada saya, Real Madrid telah membuang La Liga. Secara matematis masih ada peluang, tetapi sudah terlalu banyak hal yang terjadi," ungkap Roncero.
Ia menambahkan bahwa masalah utama terletak pada inkonsistensi performa.
"Setiap kali Anda mulai merasa optimistis karena mereka memainkan satu atau dua pertandingan yang lumayan dan terlihat baik, tiba-tiba, ‘bum’, mereka tidak menunjukkan semangat dan bermain buruk."
Kehilangan Nilai dan Kepemimpinan

Menurut Roncero, penurunan kualitas tim bukanlah hal baru. Ia mengaitkannya dengan periode setelah gelar Liga Champions ke-15 yang diraih di Wembley.
"Sejak kami memenangkan yang ke-15 di Wembley, skuad ini perlahan mengalami penurunan nilai dan kami juga kehilangan daya tarik di bursa transfer," lanjut Roncero.
Ia juga menyoroti kegagalan klub dalam menggantikan pemain kunci. "Tim ini mengalami penurunan nilai dan tidak ada pengganti untuk bagian-bagian pentingnya."
Kritiknya turut menyasar aspek kepemimpinan di ruang ganti. "Madrid ini kekurangan pemimpin seperti Ramos atau Pepe."
Sebagai penegasan, ia menggunakan metafora untuk menggambarkan kondisi skuad saat ini, Real Madrid seperti salad. "Salad yang tidak punya cuka, tidak ada minyak, dan tidak ada garam."
Kekhawatiran Menuju Laga Krusial
Saat ditanya apakah ia akan menerima hasil imbang ketika tertinggal 0-1, Roncero menjawab dengan jujur.
"Di tahun-tahun lain saya akan mengatakan tidak mau menerima hasil imbang, tetapi melihat pertandingan hari ini, saya jelas akan menerimanya," tutupnya.
Ia juga menyoroti jadwal berat yang menanti, termasuk laga melawan Celta serta leg kedua Liga Champions melawan Manchester City di Etihad. Menurutnya, kekalahan dari Getafe merusak optimisme jelang duel Eropa tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Kalah dari Getafe, Dean Huijsen Disemprot Kritik Keras!
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 09:45
LATEST UPDATE
-
Catatan Menarik Austria vs Yordania: Arnautovic Cetak Sejarah
Piala Dunia 17 Juni 2026, 15:12
-
Man of the Match Argentina vs Aljazair: Lionel Messi
Piala Dunia 17 Juni 2026, 10:08
-
Iran, Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28























KOMENTAR