
Bola.net - Real Madrid mengawali era baru di bawah Alvaro Arbeloa dengan hasil yang mengecewakan. Los Blancos tersingkir dari Copa del Rey setelah kalah dari Albacete, tim Segunda Division, dalam laga yang memicu banyak pertanyaan.
Kekalahan tersebut menjadi debut terburuk bagi Arbeloa sebagai pelatih kepala. Meski tanggung jawab tidak sepenuhnya diarahkan kepadanya karena ini adalah ujian pertama, keputusan awal dan keterbatasan opsi dari bangku cadangan tetap menuai kritik.
Sorotan kemudian bergeser ke ruang ganti, khususnya relasi Arbeloa dengan Vinicius. Sikap sang pelatih terhadap bintang Brasil itu dinilai mencerminkan persoalan yang lebih luas di tubuh Madrid saat ini.
Sikap Arbeloa dan Polemik Vinicius

Dalam konferensi pers seusai laga, Arbeloa memilih nada yang lunak terhadap para pemainnya. Ia menekankan apresiasi atas sikap dan usaha skuadnya meski hasil akhir jauh dari harapan.
“Saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain atas sambutan yang mereka berikan kepada saya, atas usaha yang mereka lakukan hari ini, dan mencoba memulihkan mereka secara mental dan fisik juga,” ujar Arbeloa setelah kekalahan dari Albacete.
Di program El Larguero, dikutip dari Cadena SER, analis Anton Meana mengungkapkan optimisme internal klub terkait masa depan Vinicius di bawah Arbeloa.
“Klub sangat optimistis dan berpikir bahwa dengan Arbeloa, Vinicius akan lebih bahagia dibandingkan dengan Xabi,” jelasnya, seraya menautkan situasi ini dengan rencana perpanjangan kontrak sang pemain.
Namun, pendekatan tersebut menuai kritik. Pakar lain, Julio Pulido mempertanyakan pesan yang disampaikan Arbeloa kepada publik.
“Bagaimana mungkin Vinicius tidak merasa besar kepala jika pelatih Real Madrid berterima kasih secara terbuka karena dia mau bermain di pertandingan Copa,” kritiknya.
Masalah Lebih Besar dari Sekadar Vinicius
Perdebatan kemudian melebar ke persoalan permainan tim secara keseluruhan. Pakar yang lain, Gallego menilai fokus berlebihan pada Vinicius justru berbahaya bagi Madrid.
“Meskipun Vinicius bahagia, masalah besar, yaitu permainan tim, tidak akan terselesaikan begitu saja. Jika klub hanya khawatir soal Vinicius, mereka harus berhati-hati karena tim ini berisiko jatuh bebas,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan Talavera dan Romero, yang melihat Arbeloa berada dalam posisi sulit sebagai figur klub.
“Jelas Arbeloa ada di sana untuk menyenangkan Vinicius, di antara hal-hal lain,” kata Talavera. “Arbeloa, yang merupakan orang klub, tidak ingin masalah dengan pemain yang, jika tidak memperpanjang kontrak, bisa pergi secara gratis,” tambah Romero.
Real Madrid akan kembali beraksi di Liga Spanyol saat menjamu Levante di Santiago Bernabeu pada Sabtu, 17 Januari, pukul 14.00 waktu setempat. Laga ini menjadi debut Arbeloa di kompetisi liga, di tengah suasana yang diprediksi tidak ramah.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saat Real Madrid Terpuruk, Mbappe Malah Cedera dan Dipastikan Absen Lawan Levante
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 22:36
-
Prediksi Real Madrid vs Levante 17 Januari 2026
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 20:00
-
Real Madrid Tersungkur, Sikap Alvaro Arbeloa 'Manjakan' Vinicius Justru Jadi Sorotan
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 15:46
-
Dani Ceballos Tak Masuk Rencana Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 10:38
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 23:12
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59




















KOMENTAR