Bola.net - Atletico Madrid hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Espanyol pada jornada 27 La Liga 2014/15, Sabtu (14/3). Meski bermain 10 orang sejak Joao Miranda dikartu merah pada penghujung babak pertama, Atletico tetap sanggup menyerang dengan gencar. Namun, sang juara bertahan dibuat frustrasi oleh performa brilian Kiko Casilla di bawah mistar.
Atletico pun meraih tiga hasil imbang secara beruntun di La Liga. Setelah bermain 0-0 melawan Sevilla dan 1-1 kontra Valencia, Atletico kembali gagal mengemas poin maksimal. Buruknya lagi, Atletico harus menyerahkan posisi tiga klasemen sementara kepada Valencia, yang unggul satu angka (57-56) berkat kemenangan 2-0 atas Deportivo La Coruna.
Dengan duet Antoine Griezmann dan Fernando Torres di barisan depan yang didukung Raul Garcia, Gabi, Tiago serta Koke dari lini kedua, Atletico berulang kali menggempur barisan pertahanan Espanyol. Sepanjang babak pertama saja, Atletico membukukan total delapan tembakan, sedangkan tuan rumah cuma dua.
Dari delapan shots Atletico, hanya dua yang on target, yakni melalui sepakan Torres di dalam area pada menit 11 dan tendangan luar kotak Gabi pada menit 18. Namun, keduanya mentah oleh Casilla.
Di 45 menit awal, Espanyol cuma punya dua kesempatan. Hanya saja, tembakan jarak jauh Abraham dan Sergio Garcia melenceng dari sasaran.
Beberapa saat jelang berakhirnya paruh pertama, sebuah insiden terjadi di tengah lapangan. Dalam sebuah perebutan bola udara, sikut Miranda mendarat di kepala Abraham. Wasit pun mengusir bek Atletico itu dengan kartu merah. Torres lantas dikorbankan oleh pelatih Diego Simeone untuk memasukkan satu beknya, yakni Jose Gimenez.
Abraham sendiri tak dapat melanjutkan permainan akibat cedera. Tak ada gol hingga jeda, tapi Atletico kehilangan satu pemainnya.
Miranda meninggalkan lapangan setelah dikartu merah © AFP
Di babak kedua, meski kalah jumlah pemain, Atletico tetap sanggup memegang kendali permainan. Hanya saja, hingga sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal, dengan diwarnai sejumlah pergantian di kedua kubu, kebuntuan belum juga pecah.
Sampai 2x45 menit dan tiga menit tambahan waktu, skor kacamata tetap tak berubah. Atletico pantas menyesalinya. Itu wajar jika mengingat bahwa mereka menghasilkan total 14 shots dan 6 shots on target, sedangkan Espanyol cuma 7 tembakan serta 1 tembakan tepat sasaran melalui Felipe Caicedo sebelum digantikan oleh Christian Stuani pada menit 63.

Casilla pantas dinobatkan sebagai man of the match dengan enam buah penyelamatannya. Jika bukan berkat kesigapannya dalam menetralisir ancaman-ancaman dari Garcia (2), Griezmann, Gabi, Torres dan Arda Turan, Espanyol pasti sudah kalah telak.
Espanyol (4-4-2): Casilla; Duarte, Moreno, Gonzalez (kuning 8), Arbilla; Sanchez (kuning 37) (Sevilla 79), Lopez (kuning 60), Abraham (Canas 45), Vazquez; Garcia, Caicedo (Stuani 63).
Atletico (4-4-2): Moya; Gamez, Godin, Miranda (merah 45), Juanfran; Koke, Tiago, Gabi (kuning 42) (Turan 66), Garcia (kuning 78); Griezmann (Jimenez 82), Torres (Gimenez 45).
Statistik Espanyol - Atletico
Atletico pun meraih tiga hasil imbang secara beruntun di La Liga. Setelah bermain 0-0 melawan Sevilla dan 1-1 kontra Valencia, Atletico kembali gagal mengemas poin maksimal. Buruknya lagi, Atletico harus menyerahkan posisi tiga klasemen sementara kepada Valencia, yang unggul satu angka (57-56) berkat kemenangan 2-0 atas Deportivo La Coruna.
Dengan duet Antoine Griezmann dan Fernando Torres di barisan depan yang didukung Raul Garcia, Gabi, Tiago serta Koke dari lini kedua, Atletico berulang kali menggempur barisan pertahanan Espanyol. Sepanjang babak pertama saja, Atletico membukukan total delapan tembakan, sedangkan tuan rumah cuma dua.
Dari delapan shots Atletico, hanya dua yang on target, yakni melalui sepakan Torres di dalam area pada menit 11 dan tendangan luar kotak Gabi pada menit 18. Namun, keduanya mentah oleh Casilla.
Di 45 menit awal, Espanyol cuma punya dua kesempatan. Hanya saja, tembakan jarak jauh Abraham dan Sergio Garcia melenceng dari sasaran.
Beberapa saat jelang berakhirnya paruh pertama, sebuah insiden terjadi di tengah lapangan. Dalam sebuah perebutan bola udara, sikut Miranda mendarat di kepala Abraham. Wasit pun mengusir bek Atletico itu dengan kartu merah. Torres lantas dikorbankan oleh pelatih Diego Simeone untuk memasukkan satu beknya, yakni Jose Gimenez.
Abraham sendiri tak dapat melanjutkan permainan akibat cedera. Tak ada gol hingga jeda, tapi Atletico kehilangan satu pemainnya.
Miranda meninggalkan lapangan setelah dikartu merah © AFPDi babak kedua, meski kalah jumlah pemain, Atletico tetap sanggup memegang kendali permainan. Hanya saja, hingga sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal, dengan diwarnai sejumlah pergantian di kedua kubu, kebuntuan belum juga pecah.
Sampai 2x45 menit dan tiga menit tambahan waktu, skor kacamata tetap tak berubah. Atletico pantas menyesalinya. Itu wajar jika mengingat bahwa mereka menghasilkan total 14 shots dan 6 shots on target, sedangkan Espanyol cuma 7 tembakan serta 1 tembakan tepat sasaran melalui Felipe Caicedo sebelum digantikan oleh Christian Stuani pada menit 63.

Casilla pantas dinobatkan sebagai man of the match dengan enam buah penyelamatannya. Jika bukan berkat kesigapannya dalam menetralisir ancaman-ancaman dari Garcia (2), Griezmann, Gabi, Torres dan Arda Turan, Espanyol pasti sudah kalah telak.
Espanyol (4-4-2): Casilla; Duarte, Moreno, Gonzalez (kuning 8), Arbilla; Sanchez (kuning 37) (Sevilla 79), Lopez (kuning 60), Abraham (Canas 45), Vazquez; Garcia, Caicedo (Stuani 63).
Atletico (4-4-2): Moya; Gamez, Godin, Miranda (merah 45), Juanfran; Koke, Tiago, Gabi (kuning 42) (Turan 66), Garcia (kuning 78); Griezmann (Jimenez 82), Torres (Gimenez 45).
Statistik Espanyol - Atletico
Ball possession: 49% - 51%
Shots: 7 - 14
Shots on target: 1 - 6
Offsides: 0 - 3
Corners: 6 - 7
Throw ins: 18 - 20
Pelanggaran: 33 - 18
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah 0 - 1. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Forster Gemilang, Chelsea Tertahan
Liga Inggris 15 Maret 2015, 22:32
-
Review: Kalah Lagi, City Gagal Dekati Chelsea
Liga Inggris 15 Maret 2015, 02:32
-
Review: Morata Datang, Juve Menang
Liga Italia 15 Maret 2015, 02:05
-
Review: Messi Dua, Barca Sempurna
Liga Spanyol 15 Maret 2015, 01:51
-
Review: Atletico Dibuat Frustrasi Casilla
Liga Spanyol 15 Maret 2015, 00:08
LATEST UPDATE
-
Menunggu Flick vs Mourinho di El Clasico Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:23
-
Jadwal Siaran Langsung Liverpool vs Brentford: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 16:14
-
Akhir Musim Barcelona, Gol Perpisahan Lewandowski Jadi Momen Spesial
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:00
-
Jadwal Siaran Langsung Brighton vs Man United: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:25
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Prediksi Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:10
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR