
Bola.net - Hasil imbang 2-2 yang didapat Barcelona melawan Valencia memberi catatan penting bagi lini belakang Barcelona. Klub asal Catalan itu mengalami momen 'horor' saat harus berhadapan dengan sepak sudut.
Barcelona berjumpa Valencia pada pekan ke-14 La Liga, Sabtu (19/12/2020) malam WIB. Laga di Camp Nou berjalan seru dengan empat gol yang tercipta.
Barcelona ketinggalan lewat gol Mouctar Diakhaby pada menit ke-29. Setelah itu, gol Lionel Messi dan Ronald Araujo membuat Barcelona unggul. Namun, Maxi Gomez membuat laga berakhir imbang.
Barcelona kini berada di posisi kelima klasemen dengan 21 poin. Mereka tertinggal dari Atletico Madrid dan Real Madrid untuk sementara berada di posisi paling atas klasemen dengan 29 poin.
Adegan Horor Bagi Barcelona
Ronald Koeman tidak bisa menutup rasa kecewanya usai hasil imbang lawan Valencia. Koeman menyebut anak asuhnya acap kali hilang konsentrasi ketika bertahan, terutama dalam situasi bola mati.
Dari dua gol Valencia, satu terjadi lewat eksekusi bola mati yakni sepak sudut. Gol itu dicetak Mouctar Diakhaby. Pemain asal Prancis itu dengan mudah bisa menyundul bola. Tidak ada satu pun pemain Barcelona yang mengawalnya.
Hal yang sama terjadi pada laga melawan Cadiz. Barcelona kalah 2-1 dan gol pertama Cadiz terjadi karena buruknya pertahanan Barca saat mengantisipasi sepak sudut.
Barcelona juga kebobolan dari sepak sudut di laga melawan Real Sociedad. Koordinasi di lini belakang nampak sangat buruk sebelum William Jose menghukum Barcelona dengan golnya pada menit ke-27.
Barcelona kebobolan tiga dari lima gol terakhirnya lewat sepak sudut.
Komentar Ronald Koeman
Ronald Koeman jelas kecewa dengan cara bertahan Barcelona dalam menghadapi situasi sepak sudut. Bukan hanya tentang teknis dan situasi yang terjadi, Koeman juga menyalahkan fisik para pemain Barcelona.
"Kami perlu tahu berapa banyak pemain tinggi yang kami miliki untuk menjaga pemain tinggi lainnya. Diakhaby sendirian dan kami harus bertahan melawannya, kami harus berada di atas pemain," katanya.
"Kami terlalu kecil dan kami memiliki masalah di bola mati," sambung pelatih asal Belanda.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik! Messi Dinginkan Spekulasi Kepindahannya dari Barcelona
Liga Spanyol 21 Desember 2020, 18:34
-
10 Kesamaan Lionel Messi dan Pele
Liga Spanyol 21 Desember 2020, 16:26
-
Barcelona Sempoyongan, Apakah ini Saatnya Ronald Koeman Dipecat?
Liga Inggris 21 Desember 2020, 16:20
-
Data dan Fakta La Liga: Real Valladolid vs Barcelona
Liga Spanyol 21 Desember 2020, 16:05
-
Prediksi Real Valladolid vs Barcelona 23 Desember 2020
Liga Spanyol 21 Desember 2020, 16:04
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR