Bola.net - Bagi Andres Iniesta, 2012 adalah tahun yang sangat mengesankan. Tidak hanya di level klub dan tim nasional, tapi juga secara individual.
Selama 12 bulan terakhir, gelandang 28 tahun itu memenangi Copa del Rey bersama Barcelona serta menjuarai Piala Eropa bersama Spanyol di Polandia dan Ukraina.
Iniesta juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di pentas Liga Champions musim 2011/12. Pencapaiannya di ajang Euro 2012 pun terbilang sangat istimewa, yaitu meraih gelar best player turnamen dan man of the match partai final. Setelah itu, dia bahkan dianugerahi UEFA Best Player in Europe Award.
"Tahun 2012 adalah tahun yang hebat, baik untuk ukuran kolektif maupun individu. Diawali dengan Copa del Rey ketika kami mengalahkan Athletic Bilbao, lalu memenangi kejuaraan Eropa," tutur Iniesta kepada Mundo Deportivo.
"Di level individu, ada dua award pemain terbaik di Euro lalu UEFA. Namun, yang lebih penting adalah bahwa kebahagiaan saya dari tahun ke tahun selalu bertambah," imbuhnya.
Ada suka, ada pula duka. Menurut Iniesta, kegagalan di Liga Champions ketika disingkirkan Chelsea di semifinal dan kekalahan dari Real Madrid dalam perburuan takhta La Liga dengan selisih sembilan poin telah menyisakan penyesalan dalam dirinya.
Meski begitu, Iniesta berpeluang menambahkan satu trofi prestisius dalam koleksinya. Inesta merupakan satu dari tiga finalis Ballon d'Or 2012 bersama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
"Ballon d'Or? Saya melihatnya sebagai sebuah mimpi, tapi mimpi yang sangat indah dan istimewa. Saya akan menikmatinya, karena masuk tiga besar saja sudah luar biasa," pungkasnya. (foes/gia)
Selama 12 bulan terakhir, gelandang 28 tahun itu memenangi Copa del Rey bersama Barcelona serta menjuarai Piala Eropa bersama Spanyol di Polandia dan Ukraina.
Iniesta juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di pentas Liga Champions musim 2011/12. Pencapaiannya di ajang Euro 2012 pun terbilang sangat istimewa, yaitu meraih gelar best player turnamen dan man of the match partai final. Setelah itu, dia bahkan dianugerahi UEFA Best Player in Europe Award.
"Tahun 2012 adalah tahun yang hebat, baik untuk ukuran kolektif maupun individu. Diawali dengan Copa del Rey ketika kami mengalahkan Athletic Bilbao, lalu memenangi kejuaraan Eropa," tutur Iniesta kepada Mundo Deportivo.
"Di level individu, ada dua award pemain terbaik di Euro lalu UEFA. Namun, yang lebih penting adalah bahwa kebahagiaan saya dari tahun ke tahun selalu bertambah," imbuhnya.
Ada suka, ada pula duka. Menurut Iniesta, kegagalan di Liga Champions ketika disingkirkan Chelsea di semifinal dan kekalahan dari Real Madrid dalam perburuan takhta La Liga dengan selisih sembilan poin telah menyisakan penyesalan dalam dirinya.
Meski begitu, Iniesta berpeluang menambahkan satu trofi prestisius dalam koleksinya. Inesta merupakan satu dari tiga finalis Ballon d'Or 2012 bersama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
"Ballon d'Or? Saya melihatnya sebagai sebuah mimpi, tapi mimpi yang sangat indah dan istimewa. Saya akan menikmatinya, karena masuk tiga besar saja sudah luar biasa," pungkasnya. (foes/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rijkaard: Tak Ada 'Magic Formula' Taklukkan Barca
Liga Spanyol 1 Januari 2013, 21:05
-
Rijkaard Dukung Messi Sabet Ballon d'Or
Bola Dunia Lainnya 1 Januari 2013, 15:00
-
'Duet Neymar - Messi Bakal Spektakuler!'
Bola Dunia Lainnya 1 Januari 2013, 12:00
-
Ronaldinho Masih Bermimpi Perkuat Brasil
Piala Dunia 1 Januari 2013, 10:30
-
Liga Spanyol 1 Januari 2013, 08:00

LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR