Mantan kapten yang kini bermain di Al Sadd itu mengakui bahwa pilihannya tersebut sedikit banyak dipengaruhi oleh saran yang diberikan oleh Johan Cruyff, legenda Belanda yang pernah jadi pelatihnya di Blaugrana.
Xavi sebelumnya juga sempat mengatakan ia ingin menangani Barcelona suatu saat nanti.
"Cruyff mengatakan pada saya 'Dengar Xavi, ketika anda berhenti bermain, anda akan sadar bahwa hal terdekat yang akan membuat anda merasa tetap jadi pemain adalah menjadi pelatih. Anda tidak ingin ada di sebuah ruangan kantor, anda ingin dekat dengan lapangan'," tutur Xavi pada ESPN.
"Cruyff lantas menambahkan 'Ketika saya pensiun, saya tidak tahu ada di mana saya. Saya seperti hilang. Ketika saya menangani tim, di situlah saya merasa saya ada di tempat yang saya inginkan'," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tawaran Gaji Terlalu Murah, Juve Disalip Barca Soal Lavezzi
Liga Italia 17 November 2015, 18:57
-
5 Alasan Kenapa El Clasico Berbeda Dari Rivalitas Klub Lainnya
Editorial 17 November 2015, 16:21
-
Messi Difavoritkan Cetak Gol di Clasico
Liga Spanyol 17 November 2015, 14:49
-
Andres Iniesta, Sang 'Don El Clasico'
Liga Spanyol 17 November 2015, 14:38
-
Mereka yang Musim Ini Tak Tersentuh di Madrid dan Barca
Liga Spanyol 17 November 2015, 14:29
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25





















KOMENTAR