3 Pemain Malaysia yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

3 Pemain Malaysia yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Starting XI Timnas Malaysia pada laga lawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Dok. FA Malaysia

Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada partai kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Duel dua rival Asia Tenggara ini menjadi ujian penting bagi skuad asuhan John Herdman setelah kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan.

Indonesia menundukkan Singapura 2-0 pada laga perdana, sedangkan Malaysia tampil impresif dengan menghajar Bangladesh tiga gol tanpa balas. Hasil tersebut membuat persaingan menuju puncak Grup A berlangsung ketat sejak awal turnamen.

John Herdman tentu perlu menyiapkan strategi khusus untuk meredam kekuatan Harimau Malaya. Sejumlah pemain Malaysia menunjukkan kualitas dan kemampuan menciptakan ancaman ketika tampil pada laga pembuka.

Ada tiga nama yang patut mendapat perhatian lebih dari lini belakang Timnas Indonesia. Arif Aiman, Bergson da Silva, dan Faisal Halim memiliki karakter berbeda, tetapi sama-sama bisa menjadi sumber masalah bagi pertahanan Garuda.

1 dari 3 halaman

Arif Aiman

Selebrasi gol Arif Aiman usai mencetak gol untuk Malaysia pada laga melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Dok. FAM

Selebrasi gol Arif Aiman usai mencetak gol untuk Malaysia pada laga melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Dok. FAM

Arif Aiman kembali menunjukkan mengapa dirinya menjadi salah satu senjata penting Timnas Malaysia. Winger Johor Darul Takzim itu langsung tampil tajam setelah sempat absen pada Piala AFF 2026.

Pada laga perdana melawan Bangladesh, Arif Aiman dipercaya menjadi starter di sektor sayap kanan. Pemain berusia 24 tahun tersebut kemudian mencetak dua gol untuk membawa Malaysia meraih kemenangan meyakinkan.

Menariknya, kedua gol Arif Aiman lahir dari area yang sama, yakni di dalam kotak penalti. Situasi tersebut menunjukkan kemampuannya memasuki area berbahaya dan memanfaatkan ruang di sekitar pertahanan lawan.

Kecepatan Arif Aiman menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan Timnas Indonesia. Justin Hubner yang bertugas di area pertahanan akan menghadapi tantangan untuk membatasi pergerakannya sekaligus mencegah winger JDT tersebut mendapatkan ruang di kotak penalti.

2 dari 3 halaman

Bergson da Silva

Jersey yang dipakai Bregson da Silva untuk membela Timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Dok. FA Malaysia

Jersey yang dipakai Bregson da Silva untuk membela Timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Dok. FA Malaysia

Bergson da Silva juga langsung memberikan dampak pada debutnya bersama Timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang naturalisasi asal Brasil tersebut tampil sebagai starter dan mencetak satu gol saat menghadapi Bangladesh.

Gol tersebut memperlihatkan karakter Bergson sebagai penyerang yang berbahaya di area kotak penalti. Ia mampu menerima bola, melakukan putaran badan dengan baik, kemudian melepaskan tembakan akurat yang bersarang di gawang Bangladesh.

Pengalaman Bergson juga menjadi modal penting bagi Malaysia. Striker Johor Darul Takzim itu berusia 35 tahun dan memiliki kemampuan memanfaatkan ruang sempit ketika mendapat kesempatan di area pertahanan lawan.

Kevin Diks dan kawan-kawan harus memberikan pengawalan ketat ketika Bergson berada di sekitar kotak penalti. Sedikit saja ruang diberikan kepada sang penyerang, Bergson memiliki kualitas untuk mengubahnya menjadi peluang berbahaya bagi Timnas Indonesia.

3 dari 3 halaman

Faisal Halim

Football Association of Malaysia (FAM). (c) dok.FAM

Football Association of Malaysia (FAM). (c) dok.FAM

Faisal Halim menjadi nama lain yang patut mendapat perhatian serius dari lini pertahanan Timnas Indonesia. Setelah sempat absen cukup lama dari tim nasional, winger berusia 28 tahun itu kembali memperkuat Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Faisal memiliki pengalaman internasional yang cukup besar dan tercatat sebagai salah satu pemain produktif milik Harimau Malaya. Dari 42 pertandingan bersama tim nasional, ia telah mengoleksi 18 gol.

Pada laga perdana melawan Bangladesh, Faisal memang tidak mencatatkan namanya di papan skor. Namun, pergerakannya dari sektor sayap kiri beberapa kali mampu merepotkan pertahanan lawan.

Kemampuan Faisal dalam mengeksploitasi sisi kiri bisa menjadi pekerjaan rumah bagi lini belakang Indonesia. Kevin Diks dan rekan-rekannya harus menjaga konsentrasi untuk membatasi ruang gerak Faisal sekaligus mencegahnya mengirim ancaman dari area sayap.

Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL