
Bola.net - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, tidak puas dengan cara dipanggilnya tiga pemainnya ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022. Salah satu alasannya karena tidak ada komunikasi dari Shin Tae-yong.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyertakan tiga pemain Persija Jakarta, Tiga pemain tersebut terdiri dari Syahrian Abimanyu, Muhammad Ferarri, dan Hansamu Yama untuk pemusatan latihan di Bali sejak 28 November 2022.
Sementara itu, mulai Senin (5/12/2022), BRI Liga 1 kembali dimulai, namun dengan format sentralisasi di Jawa Tengah dan Yogyakarta serta tanpa penonton hingga 24 Desember 2022.
Dalam periode itu atau selama 19 hari, Persija Jakarta harus bertanding enam kali dan hanya punya waktu istirahat selama tiga hari setiap kali bermain. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Piala AFF Bukan Agenda FIFA
Persija tidak bisa memakai jasa tiga pemain yang dipanggil Timnas Indonesia untuk laga-laga BRI Liga 1. Kondisi ini tentu tidak ideal bagi Persija. Thomas Doll pun geram karena komunikasi yang ada tidak bagus.
"Semua orang tahu ini situasi yang aneh karena para pemain tidak ada di sini. Lebih penting mereka berlatih dengan kami. Mereka tidak bermain dalam dua bulan, dan sekarang mereka berada di Bali," ujar Thomas Doll.
"Setiap tim tentu merindukan pemainnya di Timnas Indonesia. Tapi, ini tidak benar karena ini bukan agenda FIFA. Dan juga untuk pemain, mereka bahagia jika bersama kami. Saya pikir setiap pelatih marah dengan situasi ini."
"Sebab, tidak ada yang berbicara dengan pelatih di klub. Tidak ada. Mereka melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka mengambil pemain. Tidak ada komunikasi. Ini pengalaman baru buat saya. Tapi, saya tidak menyukai pengalaman ini," jelasnya.
Sindir Kebijakan Shin Tae-yong

Thomas Doll juga menyinggung kebijakan pemusatan latihan jangka panjang timnas U-20 yang juga mencomot banyak pemain Persija dan membuat Muhammad Ferrari dkk. Hal tersebut membuat banyak pemain jarang berlatih bersama Persija.
"Mereka tidak pernah bersama kami. Sama seperti pemain timnas U-20. Setiap kali bersama kami, mereka pergi selama dua bulan. Mereka di Turki dan Spanyol. Ketika mereka kembali, mereka lelah. Mental mereka juga lelah. Mereka berisiko cedera," tuturnya.
Tidak Pernah Diajak Bicara Shin Tae-yong

Thomas Doll makin bingung karena tidak pernah diajak bicara oleh Shin Tae-yong. Dia merasa bahwa pelatih timnas harus ngobrol dengan pelatih di klub. Mantan juru taktik Borussia Dortmund itu sampai membawa-bawa pengalamannya sebagai pemain dan pelatih.
"Selama enam bulan saya di sini, saya tidak pernah berkomunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia. Tidak pernah sekali pun. Saya berusia 56 tahun. Saya bermain sekitar 50 kali buat Jerman. Saya melatih selama 20 tahun. Ini adalah pertama kalinya dalam hidup saya bahwa saya tidak berkomunikasi dengan seseorang," ungkap Thomas Doll.
"Saya tidak pernah mendapatkan hasil dari sesi latihan. Saya tidak tahu bagaimana kondisi pemain ketika kembali. Cara kerja saya berbeda. Saya berbicara sedikit lebih banyak karena sekarang Anda tidak perlu ke Bali untuk bertanya apakah tiga pemain saya bisa bermain untuk kami saat ini," kata Thomas Doll menutup.
Disadur dari Bola.com: Muhammad Adiyaksa/Gregah Nurikhsani, 7 Desember 2022
Klasemen BRI Liga 1 2022/2023
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Jadwal Lengkap Piala AFF 2022
- Kapten Timnas Indonesia Ajak Rekan-rekannya Berjuang di Piala AFF 2022
- 4 Penyerang Veteran Eks Timnas yang Masih Bersaing di BRI Liga 1: Samsul Arif Rasa Wonderkid!
- Jadwal Piala AFF 2022 Hari Ini
- 9 Pemain 'Termahal' Timnas Indonesia di Piala AFF 2022: Tanpa Baggott, Sandy Walsh Jauh di Atas Wita
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Pemain yang Bisa Gantikan Sandy Walsh di Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022
Tim Nasional 7 Desember 2022, 21:58
-
PSSI Tunjuk 2 Manajer untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Siapa Saja?
Tim Nasional 7 Desember 2022, 20:25
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR