
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri untuk kali pertama menjuarai Piala AFF U-19 2013 yang diselenggarakan di Sidoarjo. Itu adalah momen yang berkesan bagi para pendukung Timnas.
Prestasi itu diraih dengan penampilan yang luar biasa. Evan Dimas dkk waktu itu menampilkan permainan yang benar-benar berbeda dari taktik yang ada di sepak bola Indonesia.
Setelah sembilan tahun berlalu, banyak perjalanan yang mereka lalui. Ada yang masih bertahan dan berkompetisi di kasta tertinggi, tetapi ada pula yang namanya hilang ditelan bumi seiring kariernya yang meredup.
Sejumlah pemain sempat membuka asa dengan bergabung Bhayangkara FC di musim 2016. Saat itu, tawaran dari The Guardian sulit ditolak. Sebab, mereka ditawari menjadi anggota Polri yang akan bermanfaat setelah pensiun.
Akan tetapi, beberapa di antaranya malah harus berjuang meneruskan karier di kompetisi kasta kedua, bahkan kasta ketiga. Hal ini berbanding terbalik dengan prestasi yang mereka raih saat usia muda.
Disadur dari Bola.com, berikut tiga di antaranya.
Ravi Murdianto

Ravi Murdianto adalah kiper andalan Timnas Indonesia U-19 di tahun 2013. Namanya digadang-gadang akan jadi kiper masa depan skuat Garuda. Namun, kini dia malah kesulitan menembus Liga 1.
Bersama Dimas Drajad, dia memilih bergabung PS TNI di tahun 2015. Status sebagai anggota TNI juga membuat mereka masuk klub yang kini bernama Persikabo 1973 itu. Hanya Dimas Drajad yang mampu tampil gemilang hingga sekarang.
Ravi sendiri mengalami penurunan karier. Dia sempat berjibaku membela klub kasta kedua berganti-ganti klub Liga 1, seperti Madura United hingga Mitra Kukar. Terakhir, Ravi bergabung dengan Persela Lamongan yang terdegradasi dari Liga 1 2021/2022.
Maldini Pali

Nasib Maldini Pali juga kurang mujur. Sempat jadi winger andalan Timnas Indonesia U-19, dia malah tak muncul lagi di kasta tertinggi. Dia sempat bergabung dengan Bhayangkara FC, tetapi prestasinya semakin menurun.
Maldini Pali tercatat pernah bergabung PSM Makassar. Pada 2017, dia juga berseragam Sriwijaya FC dan Persiba Balikpapan. Bersama klub terakhir, Maldini merasakan pahitnya terdegradasi dari Liga 1 2017.
Berikutnya, dia bergabung Bhayangkara FC pada 2018, tetapi minim kesempatan dengan hanya membukukan enam laga. Sejak 2019, dia menjadi bagian dari Kalteng Putra yang sempat bermain di Liga 1 2019, lalu terdegradasi ke Liga 2 hingga sekarang.
Muchlis Hadi

Cerita Muchlis Hadi hampir sama dengan dua rekannya di ayas. Dia bergabung dengan Bhayangkara FC pada medio 2017 dengan status sebagai anggota Polri, tapi kesulitan bersaing mendapatkan tempat utama.
Di Liga 1 2017, Bhayangkara sebenarnya menjadi juara. Akan tetapi, Muchlis hanya tampil lima laga dan kemudian dipinjamkan ke Semen Padang. Mulai 2018, dia memilih bergabung Persib Bandung, dan nasibnya pun tak mujur lagi.
Muchlis dipinjamkan ke Bandung United, klub satelit Persib yang sempat tampil di Liga 2 2019, tetapi kini malah terdampar ke Liga 3.
Disadur dari: Bola.com/Aditya Wany/Hendry Wibowo, 30 Juni 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Indra Sjafri: Meskipun Jordi Amat Bermain di Malaysia, Bukan Berarti Menurunkan Kualitasnya
- Shin Tae-yong Surati Indra Sjafri: Pulangkan 3 Pemain Keturunan untuk Dipantau Lebih Lanjut
- Hadapi Timnas Indonesia U-19, Pelatih Vietnam: Kami akan Mengalahkan Mereka
- Lawan Timnas Indonesia U-19 di Laga Pembuka, Vietnam Belum 100 Persen Siap
- Ketua Komisi X DPR Desak Proses Naturalisasi Jordi Amat Dibatalkan Karena Gabung Johor Darul Ta'zim
- Mengharapkan Timnas Indonesia U-19 Juara Piala AFF U-19 2022, Ini 3 Alasannya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marselino Ferdinan: Di Timnas Indonesia U-19, Latihannya Lebih Keras
Tim Nasional 30 Juni 2022, 15:04
LATEST UPDATE
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR