
Bola.net - Timnas Indonesia memasuki fase baru di bawah komando John Herdman. Pelatih asal Inggris itu dikontrak PSSI untuk memimpin Garuda dalam dua tahun ke depan.
Kehadiran Herdman langsung memicu optimisme publik. Rekam jejaknya bersama Kanada dan Selandia Baru menjadi dasar kepercayaan suporter.
Debut Herdman bersama Timnas Indonesia berjalan mulus. Garuda menang 4-0 atas St. Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026.
Namun, bukan hanya hasil yang menjadi sorotan. Ada perubahan mendasar dalam cara kerja tim yang mulai terlihat.
Herdman membawa pendekatan modern. Ia menggabungkan detail taktik, suasana latihan yang dinamis, dan pendekatan personal kepada pemain.
Latihan Berbasis Data, Detail Ala Eropa

Salah satu perubahan paling mencolok adalah penggunaan teknologi dalam sesi latihan. Herdman menghadirkan pendekatan berbasis data yang jarang terlihat sebelumnya.
Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengungkap pengalaman barunya. Ia menyebut adanya penggunaan TV langsung di lapangan latihan.
"Mungkin ada satu sesi yang pertama kali saya rasakan yaitu sebelum latihan, dia bawa TV ke lapangan. Jadi kami lihat TV itu, jadi tactical apa yang dia mau untuk kami latihan hari ini. Jadi kayak lebih detail saja sih," imbuh dia.
"Itu pertama kali pengalaman bagi saya. Dan saya juga sempat bicara sama Jordi seperti, 'Bro, apakah ini normal di Eropa?' Dia bilang, 'Ya, ini normal di Eropa'. Oke, karena ini pengalaman pertama saya," tutur dia.
Musik dan Atmosfer Latihan yang Berbeda

Selain pendekatan taktik, Herdman juga mengubah atmosfer latihan. Ia menghadirkan nuansa yang lebih santai namun tetap terstruktur.
Dalam sesi latihan di Stadion Madya, terlihat adanya speaker di pinggir lapangan. Musik diputar dengan volume cukup keras saat sesi pemanasan.
Pendekatan ini bukan sekadar hiburan. Musik membantu pemain lebih rileks dan menikmati sesi latihan.
Namun, intensitas tetap terjaga. Setelah pemanasan, pemain tetap menjalani menu latihan dengan disiplin tinggi.
Pendekatan Personal dan Kehangatan Tim

Herdman juga membawa sentuhan emosional dalam tim. Ia membangun kedekatan dengan pemain dan suporter.
Pendekatan ini menciptakan suasana ruang ganti yang lebih positif. Komunikasi antara pelatih dan pemain terlihat lebih cair.
Ia juga aktif merangkul pemain yang sempat absen. Salah satu contohnya adalah upaya mendekati Elkan Baggott.
Langkah ini menunjukkan visi jangka panjang Herdman. Ia tidak hanya membangun tim, tetapi juga membangun kepercayaan dan identitas baru bagi Timnas Indonesia.
Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan
Baca Ini Juga:
- Jay Idzes Persembahkan Penghargaan Pemain Terbaik PSSI Awards 2026 ke Semua Orang yang Bekerja di Balik Layar
- Maarten Paes Jadi Kiper Terbaik di PSSI Awards 2026
- 3 Catatan Menarik Usai Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
- Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: Herdman Siap Full Team?
- Timnas Indonesia Menang Besar Lawan Saint Kitts and Nevis, Ini Catatan Plus Minusnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Bulgaria 30 Maret 2026
Tim Nasional 29 Maret 2026, 17:33
LATEST UPDATE
-
Diincar MU, RB Leipzig Pagari Yan Diomande dengan Harga Selangit
Liga Inggris 29 Maret 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37























KOMENTAR