
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, ingin membawa mentalitas sepak bola level tertinggi menyongsong Piala Asia 2027. Ia merasa pengalaman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia bisa menjadi modal penting untuk membangun karakter Skuad Garuda.
Herdman mengatakan setiap tim harus memiliki identitas yang jelas agar mampu bersaing di turnamen besar. Oleh karena itu, ia ingin seluruh pemain memahami alasan besar mengapa mereka bermain untuk Timnas Indonesia.
"Sebagai titik awal, saya punya pengalaman meloloskan tim ke Piala Dunia. Jadi, saya akan membawa apa yang saya yakini sebagai hal-hal yang tidak bisa ditawar dalam identitas kami," ujar Herdman, dilansir dari YouTube Timnas Indonesia.
"Menyelaraskannya dengan tujuan yang lebih besar, yaitu 280 juta alasan mengapa kami bangun dari tempat tidur setiap hari," katanya menambahkan.
Memahami Arti Jersey Timnas Indonesia

Ia menekankan pemain Timnas Indonesia harus benar-benar memahami arti mengenakan jersey Merah Putih. Menurutnya, tanggung jawab itu tidak sekadar tentang sepak bola, tetapi juga mewakili jutaan rakyat Indonesia.
"Memastikan bahwa mereka benar-benar memahami tujuan memakai jersey ini," tegas Herdman.
Juru taktik berkebangsaan Inggris tersebut juga ingin para pemain menentukan sendiri karakter seperti apa yang ingin mereka tampilkan di lapangan. Ia menilai identitas Skuad Garuda akan lebih kuat jika lahir dari kesadaran seluruh anggota.
"Dan ketika mereka sudah jelas dengan tujuan itu, membuat mereka memutuskan ingin menjadi seperti apa dan apa yang ingin mereka tunjukkan kepada 280 juta rakyat ini," ucap Herdman.
Kata-kata John Herdman

Herdman akan menjadi sosok yang memberi arahan apabila identitas yang dipilih pemain tidak sesuai dengan kebutuhan untuk bersaing di level tinggi. Ia merasa pengalaman yang dimilikinya cukup untuk membantu tim menemukan jalur terbaik.
"Dan ketika mereka memutuskan elemen-elemen identitas itu, saya hanya harus menjadi cermin kebenaran karena jika mereka memilih elemen-elemen yang tidak akan membantu mereka lolos dan berdasarkan pengalaman saya," tutur Herdman.
"Saya cukup paham tentang apa yang dibutuhkan, maka saya akan mencoba bernegosiasi dan membawa mereka ke titik yang memberikan kejelasan tentang siapa kami dan apa yang harus kami tampilkan."
"Maksud saya, saya pikir ini adalah seni melatih, seni memilih pemain, seni membangun tim. Anda harus mendapatkan keseimbangan dari semua pemain itu," imbuh Herdman.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR