4 Rotasi yang Bisa Dilakukan John Herdman pada Duel Indonesia vs Bulgaria: Mauro Zijlstra Main Sejak Menit Awal?

4 Rotasi yang Bisa Dilakukan John Herdman pada Duel Indonesia vs Bulgaria: Mauro Zijlstra Main Sejak Menit Awal?
Aksi Mauro Zijlstra pada laga Timnas Indonesia lawan St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Timnas Indonesia menghadapi ujian besar di final FIFA Series 2026. Skuad Garuda akan berjumpa Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3) malam WIB.

Laga ini menjadi kelanjutan dari debut impresif John Herdman. Indonesia sebelumnya menang telak 4-0 atas St. Kitts and Nevis.

Namun, tantangan di final jelas berbeda. Bulgaria tampil ganas dengan kemenangan 10-2 atas Kepulauan Solomon.

Herdman sendiri masih dalam proses mencari komposisi terbaik. Pada laga sebelumnya, ia melakukan delapan pergantian pemain.

Situasi itu membuka peluang rotasi kembali terjadi. Beberapa pemain berpotensi tampil sejak menit awal di partai puncak.

1 dari 4 halaman

Emil Audero Berpeluang Tampil Sejak Awal

Aks Emil Audero dalam laga Lazio vs Cremonese di Serie A, Minggu (21/12/2025). (c) US Cremonese Official

Aks Emil Audero dalam laga Lazio vs Cremonese di Serie A, Minggu (21/12/2025). (c) US Cremonese Official

Posisi kiper bisa menjadi salah satu sektor yang dirotasi. Maarten Paes tampil cukup aman, meski tak terlalu menonjol karena minimnya ancaman dari lawan.

Ia nyaris kebobolan di akhir laga. Beruntung bola hanya membentur tiang gawang.

Rotasi bukan karena penurunan performa. Namun, lebih kepada distribusi menit bermain. Selain itu, rotasi juga membuat persaingan makin kompetitif.

Emil Audero punya kualitas setara dengan Maarten Paes. Laga final bisa menjadi momen yang tepat untuk memberinya kesempatan.

2 dari 4 halaman

Mauro Zijlstra Jadi Opsi Lebih Tajam di Depan

Striker Timnas Indonesia U-22, Mauro Zijlstra dalam sesi latihan di SEA Games 2025. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Striker Timnas Indonesia U-22, Mauro Zijlstra dalam sesi latihan di SEA Games 2025. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Ramadhan Sananta tampil aktif saat semifinal. Pergerakannya membuka banyak ruang bagi rekan setim.

Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih jadi catatan. Beberapa peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Mauro Zijlstra hadir sebagai alternatif menarik. Ia mencetak gol hanya tiga menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.

Ketajaman Zijlstra bisa jadi faktor pembeda. Ia berpotensi dimainkan sejak awal untuk menambah daya gedor.

3 dari 4 halaman

Joey Pelupessy Perkuat Keseimbangan Lini Tengah

Aksi Joey Pelupessy pada laga Timnas Indonesia lawan St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Aksi Joey Pelupessy pada laga Timnas Indonesia lawan St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Joey Pelupessy tampil solid saat masuk di babak kedua. Ia langsung memberi assist untuk gol Zijlstra.

Perannya sebagai gelandang murni memberi dimensi berbeda. Ia lebih disiplin dalam menjaga ritme permainan.

Jordi Amat tampil cukup baik. Namun, Pelupessy menawarkan keseimbangan yang lebih natural di lini tengah.

Duetnya dengan Calvin Verdonk bisa menjadi opsi ideal. Terutama untuk meredam pressing agresif Bulgaria.

4 dari 4 halaman

Nathan Tjoe-A-On, Kartu Tersembunyi Herdman

Nathan Tjoe-A-On berbincang dengan Jay Idzes dalam sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (26/3/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Nathan Tjoe-A-On berbincang dengan Jay Idzes dalam sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (26/3/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Nathan Tjoe-A-On belum mendapat menit bermain di laga sebelumnya. Kondisi fisik diduga menjadi faktor utama.

Namun, ia tetap menjadi opsi menarik. Fleksibilitasnya memungkinkan dimainkan di beberapa posisi.

Nathan bisa beroperasi sebagai wingback kiri. Ia juga mampu dimainkan sebagai gelandang tengah.

Persaingan di sisi kiri cukup ketat. Dony Tri Pamungkas tampil impresif, sehingga keputusan rotasi akan penuh pertimbangan.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL