Indonesia mengawali pertarungan di Sea Games dengan buruk setelah mereka menelan kekalahan atas Myanmar dengan cukup mencolok 5-2. Setelah itu, Indonesia bangkit dengan memenangkan tiga pertandingan secara berturut-turut. Dimulai dengan mengalahkan Kamboja dengan skor cukup telak 6-1 dimana pada saat itu Muhclis Hadi mencetak hattrick. Tren positif kemudian dilanjutkan dengan menekuk perlawanan Fillipina dengan skor 2-0 pada partai ketiga.
Indonesia tampil semakin konsisten di pertandingan terakhir penyisihan grup. Ketika itu, gol tunggal Evan Dimas cukup untuk mengandaskan perlawanan tuan rumah Singapura, hasil tersebut sekaligus memastikan satu tiket ke babak semifinal mendampingi Myanmar yang lolos sebagai juara grup.
Kegagalan tim besutan Aji Santoso tersebut tentu disebabkan oleh beberapa faktor yang membuat penampilan Evan Dimas dkk tidak maksimal. Berikut kami sajikan beberapa faktor yang menyebabkan tidak maksimalnya penampilan timnas U-23. (bola/sad)
Sanksi FIFA

Sanksi FIFA akhirnya benar-benar dijatuhnya pada Indonesia, hanya saja timnas U-23 tetap bisa bermain di ajang Sea Games. Kondisi yang justru diyakini banyak pihak tak membuat situasi membaik. Pemain jadi tidak fokus karena harus memikirkan kelanjutran karier sepakbola mereka sekembalinya ke tanah air.
Recovery Pemain

Rapuhnya stamina pemain akibat padatnya jadwal bisa dilihat saat pertandingan semifinal melawan Thailand. Pada pertandingan tersebut, para pemain nampak kesulitan mengimbangi permainan cepat yang diperagakan oleh para pemain Thailand.
Pemain Absen

Sama dengan Alfin, cedera juga memupus harapan Putu Gede untuk mentas di Sea Games. Sementara itu, Ferinando Pahabol, penyerang andalan Aji Santoso di beberapa laga uji coba sebelum Sea Games juga absen akibat kekecewaanya atas peristiwa yang menimpa Persipura di ajang AFC Cup.
Absenya beberapa pemain ini membuat Aji Santoso kesulitan merotasi pemain akibat kedalaman skuad yang tidak merata. Di babak semifinal melawan Thailand contohnya, absenya Agung Prasetyo dan Abduh Lestaluhu membuat lini belakang timnas rapuh.
Ketergantungan Pada Evan Dimas

Ketergantungan terhadap Evan ini membuat lawan dengan mudah membaca strategi timnas U-23. Cukup dengan menjaga ketat atau membatasi suplai bola pemain nomer punggung 6 ini maka separuh kekuatan timnas akan berkurang. Hal inilah yang dilakukan oleh para pemain Myanmar, Thailand, dan Vietnam.
Rapuhnya Lini Belakang

Hansamu Yama yang dipasang sebagai duet bagi Manahati Lestusen dilini belakang gagal menampilkan performa terbaiknya. Beberapa kali ia melakukan kesalahan-kesalahan tidak perlu yang justru menguntungkan lawannya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Faktor Kegagalan Timnas U-23 Raih Medali Sea Games
Tim Nasional 15 Juni 2015, 13:38
-
Lobi Gede, Aji Santoso Berharap Ada Kejutan Dari Persebaya
Tim Nasional 4 Maret 2015, 23:12
-
Djohar Arifin Sebut Timnas U-22 Sudah Sangat Solid
Bola Indonesia 4 Maret 2015, 20:20
-
Aji Santoso Bawa 20 Pemain ke Vietnam
Tim Nasional 4 Maret 2015, 19:19
-
Highlights Friendly: Cagliari 2-0 Indonesia U-23
Open Play 24 Juli 2014, 12:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR