AFC Resmi Hukum Malaysia Karena Skandal Naturalisasi: Kalah WO pada 2 Laga Kualifikasi Piala Asia 2027

Bola.net - Asian Football Confederation (AFC) akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Timnas Malaysia menyusul polemik tujuh pemain naturalisasi bermasalah yang sempat mencuat. Keputusan ini datang setelah proses investigasi yang cukup panjang.
Dalam putusannya, AFC menyatakan Malaysia kalah walkover (WO) 0-3 pada dua laga lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027. Dua pertandingan tersebut adalah saat menghadapi Timnas Nepal dan Timnas Vietnam.
Sebelumnya, Malaysia sempat meraih kemenangan di dua laga tersebut. Mereka menang 2-0 atas Nepal di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, pada 25 Maret 2025.
Tak hanya itu, Harimau Malaya juga mencatat kemenangan meyakinkan 4-0 atas Vietnam di Stadion Bukit Jalil pada 10 Juni 2025. Namun, hasil tersebut dianulir karena melibatkan tujuh pemain yang terbukti tidak memiliki garis keturunan Malaysia.
Ketujuh pemain itu adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Denda Besar dan Upaya Banding FAM
Selain hukuman WO, Football Association of Malaysia juga dijatuhi sanksi finansial. FAM diwajibkan membayar denda sebesar 50 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp850 juta.
Sanksi tersebut menjadi pukulan tambahan bagi federasi. Tidak hanya kehilangan poin penting, mereka juga harus menanggung kerugian finansial.
Meski demikian, FAM tidak tinggal diam. Mereka berencana mengajukan banding untuk meminta kejelasan sekaligus peluang keringanan hukuman.
"FAM akan mengajukan permohonan tertulis untuk mendapatkan alasan keputusan tersebut dari Komite Disiplin dan Etika AFC sebelum mempertimbangkan langkah selanjutnya yang akan diambil dalam masalah ini," jelas pernyataan resmi FAM.
Perbedaan Kasus dengan Timor Leste

Sanksi terhadap Malaysia sempat memicu perbandingan dengan kasus yang menimpa Timnas Timor Leste. Namun, AFC menegaskan bahwa kedua kasus tersebut tidak bisa disamakan.
Sekretaris Jenderal AFC, Windsor John Paul, menjelaskan bahwa perbedaan utama terletak pada waktu terungkapnya pelanggaran.
"Dalam kasus Timor Leste, kompetisi sudah selesai sebelum pelanggaran ditemukan," ujar Windsor dinukil dari media Malaysia, New Straits Times.
"Ketika turnamen sudah berakhir dan pelanggaran baru ditemukan, Anda tidak bisa memberikan hukuman secara mundur, melainkan harus ke depan, itulah sebabnya Timor Leste dilarang tampil pada edisi berikutnya," jelas pria asal Malaysia itu.
Menurut Windsor, situasi Malaysia berbeda karena pelanggaran ditemukan saat kompetisi masih berjalan.
"Untuk Harimau Malaya, situasinya berbeda, karena masalah ini ditemukan ketika kompetisi masih berlangsung. Anda tidak bisa menyamakan kasus Timor-Leste dengan kasus FAM karena situasinya memang tidak sama," tuturnya.
Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan
Baca Ini Juga:
- Rapor Emil Audero Merah, Cremonese Dihajar Fiorentina di Liga Italia
- Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia, Marc Klok: Dia Aset Besar Skuad Garuda
- Rapor Bintang Timnas Indonesia di Eropa: Calvin Verdonk Menang, Dean James Pesta Gol, Jay Idzes Kalah, Maarten Paes Clean Sheet
- Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
- Laporan Hasil Pertandingan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Tadi Malam: Calvin Verdonk Menang, Jay Idzes Keok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR