Andai Timnas Indonesia Kembali ke Skema 3 Bek Lawan Irak, Trio Ridho - Idzes - Hubner Siap Jadi Tumpuan Lagi

Bola.net - Patrick Kluivert mengambil keputusan berani dengan mengubah formasi Timnas Indonesia dari 3-4-2-1 ke 4-2-3-1. Namun, langkah itu justru menuai kritik karena dinilai tidak efektif saat menghadapi Arab Saudi.
Perubahan taktik tersebut menjadi sorotan setelah Timnas Indonesia tumbang 2-3 dari Arab Saudi di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Hasil itu membuat peluang Garuda untuk meraih poin di Grup B semakin menipis.
Dalam laga tersebut, Kluivert menurunkan susunan pemain dengan formasi 4-2-3-1. Komposisi pemainnya adalah Maarten Paes; Yakob Sayuri, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James; Marc Klok, Joey Pelupessy; Miliano Jonathans, Ricky Kambuaya, Beckham Putra; dan Ragnar Oratmangoen.
Namun, pemilihan pemain juga menjadi bahan perdebatan. Yakob Sayuri yang kini terbiasa bermain sebagai winger di Malut United justru diturunkan sebagai fullback kanan, posisi yang bukan keahliannya.
Balik ke Formasi 3-4-2-1
Yakob Sayuri tampil kurang meyakinkan dan sempat membuat kesalahan fatal yang berujung pada gol kedua Arab Saudi. Ia tertangkap menarik kaus lawan di kotak penalti, yang kemudian berbuah hukuman bagi Timnas Indonesia.
Selain itu, keputusan Patrick Kluivert menurunkan Marc Klok dan Beckham Putra sejak awal juga menjadi sorotan. Kedua gelandang tersebut gagal tampil dominan dan kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan.
Menjelang laga penting melawan Irak, Kluivert bisa mengembalikan tim ke formasi semula. Skema 3-4-2-1 dianggap lebih cocok dengan karakter pemain dan keseimbangan permainan Garuda.
Komposisi Pertahanan dan Gelandang
Timnas Indonesia akan menghadapi laga penting melawan Irak pada partai kedua Grup B di King Abdullah Sports City Stadium, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi skuad Garuda untuk bangkit setelah kekalahan sebelumnya.
Banyak pihak menilai Patrick Kluivert sebaiknya kembali menurunkan trio bek tangguh Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner. Sementara itu, Kevin Diks bisa kembali berperan sebagai wingback kanan untuk menambah kekuatan serangan dari sisi lapangan.
Di lini tengah, duet Thom Haye dan Joey Pelupessy bisa menjadi pilihan ideal untuk menjaga keseimbangan permainan. Sedangkan Calvin Verdonk yang sudah pulih dari cedera diharapkan mampu memberikan kontribusi besar di posisi wingback kiri.
Kombinasi Lini Depan yang Lebih Menyerang
Kluivert kemungkinan besar mengembalikan Miliano Jonathans dan Ragnar Oratmangoen di belakang striker utama, Ole Romeny. Trio ini diharapkan dapat memberikan variasi serangan dan tekanan sejak awal laga.
“Pertama-tama, saya melihat gambaran besar. Jadi besok kita akan lihat apa yang akan terjadi,” ujar Kluivert dalam konferensi pers di Jeddah, Jumat (10/10/2025).
“Saya pikir tidak perlu mengatakan siapa yang akan bermain atau tidak. Dalam pandangan saya, pemain terbaik yang akan bermain, dan itu saja,” tegasnya.
Formasi Alternatif Timnas Indonesia Lawan Irak
Timnas Indonesia (3-4-2-1): Maarten Paes; Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Kevin Diks, Thom Haye, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk; Miliano Jonathans, Ragnar Oratmangoen; Ole Romeny.
Pelatih: Patrick Kluivert.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Sulit, Luciano Leandro Tetap Yakin Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Irak
Tim Nasional 11 Oktober 2025, 22:25
LATEST UPDATE
-
Lagi-Lagi Magis Bruno Fernandes Membantu MU, Carrick Semakin Ter-Bruno Bruno
Liga Inggris 28 April 2026, 09:13
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29-30 April 2026
Liga Champions 28 April 2026, 08:48
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 28 April 2026, 08:34
-
Casemiro dan Dedikasinya di Manchester United yang Bikin Kagum
Liga Inggris 28 April 2026, 08:24
-
Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
Bulu Tangkis 28 April 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08





















KOMENTAR