
Bola.net - Joko Susilo angkat bicara soal formasi 3-4-3 yang sempat digunakan di Timnas Indonesia, dan memancing sejumlah komentar miring dari sejumlah pengamat. Asisten Pelatih Timnas Indonesia tersebut mengaku ada alasan kuat di balik pemilihan formasi yang dipersoalkan tersebut.
"Dalam sepak bola saat ini, kita harus bisa fleksibel dalam sistem. Sepak bola mensyaratkan kita tak hanya menguasai satu sistem saja. Ada beberapa sistem yang bisa menjadi opsi," ucap Joko.
"Tim diharuskan bisa beradaptasi dan mengantisipasi dengan semua situasi yang ada, sesuai kebutuhan taktik dan strategi," sambungnya.
Sebelumnya, keputusan tim pelatih Timnas Indonesia menggunakan formasi 3-4-3 pada laga kontra Timnas Myanmar dan Timnas Yordania. Pada laga kontra Myanmar, Timnas Indonesia menang dengan skor 1-0. Sementara, pada laga kontra Yordania, Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- kalah dengan skor 1-4.
Kekalahan dari Yordania ini yang memancing kritikan pada Timnas Indonesia. Formasi 3-4-3 yang dipergunakan pada laga tersebut pun ikut dipersoalkan.
Timnas Indonesia pun akhirnya mengubah sistem bermain ini kala menghadapi Timnas Vanuatu pada medio Juni lalu. Dalam pertandingan yang akhirnya dimenangi dengan skor 6-0 tersebut, Timnas Indonesia memainkan sistem 4-4-2.
Apa penjelasan Joko soal pemilihan sistem 3-4-3, ketimbang sistem bermain lain? Simak di bawah ini.
Lebih Banyak Stopper
Sementara itu, Joko membeber kelebihan pakem 3-4-3 yang sempat dua kali dipakai oleh Timnas Indonesia. Menurutnya, dengan pakem ini, ada tiga stopper yang mengawal lini pertahanan.
"Dengan sistem ini, kita akan punya tiga pemain belakang. Ada juga dua wingback yang bisa membantu pertahanan dan penyerangan," papar Joko.
"Namun, ini tak banyak berbeda dengan sistem lain. Ketika kalah bola, ini akan menjadi sistem 5-4-1, sama seperti saat kami menggunakan sistem 3-5-2," sambungnya.
Sesuaikan dengan Kebutuhan
Lebih lanjut, Joko menyebut bahwa tak ada satu sistem yang lebih baik ketimbang sistem lain. Yang terpenting, menurut pelatih berusia 48 tahun tersebut, sistem yang digunakan sesuai kebutuhan tim.
"Tentu, ini juga melihat lawan dan kekuatan tim sendiri. Setelah kita menganalisis kekuatan lawan dan tim sendiri baru kita tentukan sistem bermain," kata Joko.
"Sistem bisa berubah. Namun, cara bermain tak akan banyak berbeda," sambungnya.
Menurut Joko, kendati menggunakan sistem 3-4-3, cara bermain Timnas Indonesia tak berbeda ketika mereka menggunakan sistem lain seperti 4-3-3, 4-4-2, atau 3-5-2.
"Sistem ini sekadar penempatan pemain di posisi sesuai tugas dan korelasinya dengan pemain lain," ia menambahkan.
Baca Juga:
- Wawancara Khusus Tommy Welly: Mempertanyakan Konsistensi Pelatih Timnas Indonesia
- Coach RD Bersuara: Masyarakat Harus Bersabar dengan Simon McMenemy
- Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia Berpotensi Masuk Grup Neraka
- Rahmad Darmawan Dukung Keputusan Pelatih Timnas Indonesia Tepikan Manahati Lestusen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asisten Pelatih Timnas Indonesia Memuji Kemampuan Simon McMenemy
Tim Nasional 21 Juni 2019, 22:34
-
Asisten Pelatih Timnas Indonesia Membeber Alasan Penggunaan Sistem 3-4-3
Tim Nasional 21 Juni 2019, 20:53
-
Coach RD Bersuara: Masyarakat Harus Bersabar dengan Simon McMenemy
Bola Indonesia 21 Juni 2019, 08:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 22:29
-
Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 22:00
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
Liga Italia 22 Agustus 2026, 19:20
-
Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 19:00
-
Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:33
-
Arsenal Digosipkan Dekati Julian Alvarez, Begini Respon Mikel Arteta
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:00
-
Masih Jadi Andalan, MU Harus Kurangi Ketergantungan pada Bruno Fernandes!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR