
Bola.net - Laga antara Indonesia kontra Australia di kualifikasi Piala Asia U-22 tak luput dari insiden lemparan botol air mineral penonton ke tengah lapangan. Pelatih Australia, Paul Okon mengaku timnya sempat ketakutan dengan hal itu.
Lemparan botol khas Indonesia ini berdatangan dari seluruh penjuru stadion ke tengah lapangan pada saat laga tersisa lima menit. Lemparan juga datang dari arah tribun VIP yang melemparkan botol ke bench Socceroos.
Bagi Paul laga tersebut sebenarnya berjalan menarik, ketat dan saling serang. Sangat disayangkan kalau diwarnai hal-hal seperti itu. "Pemain kami tak ada yang memprovokasi, tiba-tiba banyak botol mengarah ke bench kami. Terus terang saja kami sempat takut dengan lemparan-lemparan seperti itu," ujarnya.
Meski begitu, Australia tak akan mengambil tindakan dengan melaporkannya ke AFC. Mereka menyerahkan sepenuhnya pada AFC karena staf mereka memang berada di sana.
Mengenai hasil pertandingan, ia mengaku cukup puas dengan kinerja timnya yang mampu beradaptasi cuaca Pekanbaru dengan cepat. "Kami senang dengan hasil ini karena kami cukup berat juga menghadapi Indonesia di cuaca seperti ini," terangnya.
Ia menambahkan, "Asal Anda tahu, kami baru dua hari tiba dan di Australia saat ini sedang musim dingin, di sini panas." (fjr/end)
Lemparan botol khas Indonesia ini berdatangan dari seluruh penjuru stadion ke tengah lapangan pada saat laga tersisa lima menit. Lemparan juga datang dari arah tribun VIP yang melemparkan botol ke bench Socceroos.
Bagi Paul laga tersebut sebenarnya berjalan menarik, ketat dan saling serang. Sangat disayangkan kalau diwarnai hal-hal seperti itu. "Pemain kami tak ada yang memprovokasi, tiba-tiba banyak botol mengarah ke bench kami. Terus terang saja kami sempat takut dengan lemparan-lemparan seperti itu," ujarnya.
Meski begitu, Australia tak akan mengambil tindakan dengan melaporkannya ke AFC. Mereka menyerahkan sepenuhnya pada AFC karena staf mereka memang berada di sana.
Mengenai hasil pertandingan, ia mengaku cukup puas dengan kinerja timnya yang mampu beradaptasi cuaca Pekanbaru dengan cepat. "Kami senang dengan hasil ini karena kami cukup berat juga menghadapi Indonesia di cuaca seperti ini," terangnya.
Ia menambahkan, "Asal Anda tahu, kami baru dua hari tiba dan di Australia saat ini sedang musim dingin, di sini panas." (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Staf Pelatih Indonesia Sesalkan Lemparan Botol
Tim Nasional 5 Juli 2012, 23:04
-
Cedera Andik Vermansyah Tak Parah
Tim Nasional 5 Juli 2012, 23:00
-
Fabregas Berbagi Rahasia Kesuksesannya
Bola Indonesia 5 Juli 2012, 22:45
-
Fabregas Berbagi Rahasia Kesuksesannya
Bola Indonesia 5 Juli 2012, 22:45
-
Australia Merasa Terteror Dengan Lemparan Botol
Tim Nasional 5 Juli 2012, 22:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR