Bola.net - Mantan striker Timnas Indonesia, Budi Sudarsono menilai keengganan pemain Indonesia Super League (ISL) ke pemusatan latihan di Yogyakarta dikarenakan faktor kekecewaan mereka pada PSSI.
Sebelumnya PSSI sempat menyatakan kalau pemain yang bermain di ISL tidak bisa memperkuat Timnas. Namun, sekarang mereka mengubah keputusannya dan kembali memanggil pemain-pemain langganan Timnas yang bertebaran di ISL untuk mengikuti seleksi dan pemusatan latihan Timnas Indonesia di Yogyakarta.
"Menurut saya itu keputusan bagus dari PSSI. Seharusnya sudah begitu sejak dulu," kata Budi pada Bola.net terkait pemanggilan pemain ISL ke Timnas.
Namun, hingga hari ini tak ada satu pun pemain ISL yang berada di Yogyakarta. Ungkapan manajer anyar Skuad Garuda, Ramadhan Pohan bahwa ada 5 hingga 15 pemain ISL yang akan bergabung tak juga terbukti. Pemusatan latihan yang dipimpin asisten pelatih Fabio Oliviera tetap dipenuhi oleh pemain-pemain Indonesian Premier League (IPL) saja.
Budi yang sebenarnya agak enggan ditanyai tentang hal ini akhirnya bersedia buka mulut juga. Ia mengungkapkan, "Tapi mungkin, sekali lagi ini mungkin ya, mereka (pemain ISL) sudah kecewa. Dulu mereka memiliki harapan bisa berbaju Timnas karena memang semua pemain berhak membela negaranya. Tapi PSSI dulu malah bilang ada surat dari FIFA atau apa lah yang intinya mereka tidak bisa masuk Timnas."
Ditanya tentang kemungkinan klub-klub ISL yang menggandoli langkah para pemain, striker dengan 46 caps bersama Timnas menilai itu sah-sah saja. "Kembali ke pemainnya lagi, kalau mereka tidak tertekan dengan keputusan klub itu dan enjoy, ya tidak ada masalah," tandasnya. (fjr/end)
Sebelumnya PSSI sempat menyatakan kalau pemain yang bermain di ISL tidak bisa memperkuat Timnas. Namun, sekarang mereka mengubah keputusannya dan kembali memanggil pemain-pemain langganan Timnas yang bertebaran di ISL untuk mengikuti seleksi dan pemusatan latihan Timnas Indonesia di Yogyakarta.
"Menurut saya itu keputusan bagus dari PSSI. Seharusnya sudah begitu sejak dulu," kata Budi pada Bola.net terkait pemanggilan pemain ISL ke Timnas.
Namun, hingga hari ini tak ada satu pun pemain ISL yang berada di Yogyakarta. Ungkapan manajer anyar Skuad Garuda, Ramadhan Pohan bahwa ada 5 hingga 15 pemain ISL yang akan bergabung tak juga terbukti. Pemusatan latihan yang dipimpin asisten pelatih Fabio Oliviera tetap dipenuhi oleh pemain-pemain Indonesian Premier League (IPL) saja.
Budi yang sebenarnya agak enggan ditanyai tentang hal ini akhirnya bersedia buka mulut juga. Ia mengungkapkan, "Tapi mungkin, sekali lagi ini mungkin ya, mereka (pemain ISL) sudah kecewa. Dulu mereka memiliki harapan bisa berbaju Timnas karena memang semua pemain berhak membela negaranya. Tapi PSSI dulu malah bilang ada surat dari FIFA atau apa lah yang intinya mereka tidak bisa masuk Timnas."
Ditanya tentang kemungkinan klub-klub ISL yang menggandoli langkah para pemain, striker dengan 46 caps bersama Timnas menilai itu sah-sah saja. "Kembali ke pemainnya lagi, kalau mereka tidak tertekan dengan keputusan klub itu dan enjoy, ya tidak ada masalah," tandasnya. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Menang, Sriwijaya FC Gagal Perpanjang Rekor
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 20:00
-
ISL Review: Persela Pecundangi Tuan Rumah PSPS Pekanbaru
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 17:45
-
Dijamu Persidafon, Sriwijaya FC Tanpa Mahyadi dan Ferry
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 17:05
-
Tur ke Jawa Timur, Persisam Bawa Seluruh Pemainnya
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 16:35
-
Along: Gol Saya Ibarat Malam Pertama
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 15:45
LATEST UPDATE
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR