Bukan Kevin Diks! Maarten Paes Berpotensi Jadi Pemain Indonesia Pertama dalam Sejarah Liga Champions

Bukan Kevin Diks! Maarten Paes Berpotensi Jadi Pemain Indonesia Pertama dalam Sejarah Liga Champions
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Maarten Paes kini berada di ambang sejarah besar usai resmi bergabung dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Kiper Timnas Indonesia ini berpotensi mencatatkan rekor prestisius di Liga Champions.

Ia berpeluang besar menjadi pemain berpaspor Indonesia pertama yang merumput di kompetisi antarklub paling elit Eropa tersebut. Kepindahan dari FC Dallas membuka jalan lebar menuju panggung utama.

Rekor ini menjadi unik karena membedakan status kewarganegaraan saat sang pemain bertanding. Publik sering salah kaprah membandingkannya dengan catatan Kevin Diks.

Kini, mata pecinta sepak bola Tanah Air tertuju pada perjalanan Paes di Belanda. Sang penjaga gawang siap membuktikan kualitasnya di level tertinggi.

1 dari 3 halaman

Melampaui Catatan Kevin Diks

Nama Kevin Diks memang sudah tidak asing lagi di telinga penggemar Liga Champions. Bek tangguh ini tercatat sudah tampil sebanyak 17 kali di kompetisi tersebut.

Namun, sejarah mencatat bahwa saat itu Diks masih berstatus warga negara Belanda. Ia belum resmi dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Diks tampil tiga kali saat membela Feyenoord pada musim 2017/18. Petualangannya berlanjut dengan enam penampilan bersama FC Copenhagen di musim 2022/23.

Pada musim 2023/24, Diks kembali menambah delapan penampilan di ajang yang sama. Namun, rekor "Pemain Indonesia Pertama" kini terbuka lebar untuk Maarten Paes.

2 dari 3 halaman

Misi Penyelamatan di Eropa

Tugas berat langsung menanti Paes setibanya di Johan Cruyff Arena. Ajax Amsterdam sedang dalam kondisi kritis di papan klasemen fase liga.

Klub berjuluk De Godenzonen itu terpuruk di peringkat ke-32 klasemen sementara. Mereka baru mengoleksi enam poin dari tujuh laga yang dimainkan.

Ajax menyisakan satu laga hidup mati melawan wakil Yunani, Olympiacos. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/1).

Kemenangan menjadi harga mati jika Ajax ingin lolos ke babak play-off 16 besar. Saat ini mereka terpaut dua poin dari batas aman di peringkat 24.

3 dari 3 halaman

Investasi Rp20 Miliar

Manajemen Ajax menunjukkan keseriusan tinggi dalam memulangkan kiper berusia 27 tahun ini. Mereka rela menggelontorkan dana transfer lebih dari 1 juta euro.

Nilai tersebut setara dengan Rp20 miliar untuk menebusnya dari klub MLS. Kesepakatan ini juga dibarengi dengan durasi kontrak jangka panjang.

Mantan kiper FC Utrecht itu resmi diikat kerja sama selama 3,5 tahun. Ia diproyeksikan mengawal gawang Ajax hingga tahun 2029 mendatang.

Kehadiran Paes diharapkan memberi ketenangan di lini pertahanan Ajax. Pengalaman dan kematangannya sangat dibutuhkan di momen krusial ini.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL