Di Luar Dugaan! Dianggap Kontroversial, Wasit Laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi Justru Dapat Penghargaan dari Negaranya

Bola.net - Kepemimpinan wasit Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Ahmed Al-Ali, menuai sorotan tajam dari banyak pihak. Laga pertama Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 tersebut memang diwarnai oleh banyak insiden dan drama di atas lapangan.
Bagaimana tidak, tiga hadiah penalti dan satu kartu merah mewarnai duel sengit yang berakhir dengan skor 3-2 itu. Setiap keputusan sang wasit asal Kuwait tersebut menjadi bahan perbincangan.
Namun, di tengah sorotan tersebut, sang wasit justru mendapat kabar yang sangat gembira. Ia dan seluruh perangkat pertandingan yang bertugas dilaporkan akan menerima penghargaan khusus.
Penghargaan ini datang langsung dari Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA). Mereka menilai kinerja wasit asal negaranya itu sangat luar biasa dan membanggakan.
Insiden Krusial Sepanjang Laga

Laga antara Timnas Indonesia dan Arab Saudi di Jeddah memang berjalan dengan tensi yang sangat tinggi. Wasit Ahmed Al-Ali diuji dengan berbagai insiden krusial sejak awal hingga akhir laga.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah keputusan-keputusannya dalam memberikan hadiah penalti. Total ada tiga tendangan penalti yang ia berikan sepanjang 90 menit.
Pembagiannya adalah dua tendangan penalti untuk Timnas Indonesia. Sementara itu, satu tendangan penalti lainnya diberikan untuk keuntungan tim tuan rumah, Arab Saudi.
Selain itu, ia juga harus membuat keputusan tegas di menit-menit akhir pertandingan. Ia tanpa ragu memberikan kartu merah langsung kepada gelandang senior Arab Saudi, Mohamed Kanno.
Apresiasi Tinggi dari Federasi Kuwait
Meskipun kepemimpinannya menjadi perdebatan, pandangan berbeda justru datang dari negaranya sendiri. Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA) secara resmi mengumumkan akan memberikan apresiasi.
Presiden KFA, Sheikh Ahmed Al-Yousef Al-Sabah, menyatakan akan memberikan penghargaan khusus. Penghargaan itu ditujukan untuk seluruh perangkat pertandingan yang berasal dari Kuwait.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pengakuan atas kinerja mereka. KFA menilai para wasitnya telah sukses menjalankan tugas berat dengan sangat baik.
Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui pernyataan yang dirilis oleh KFA. Mereka merasa sangat bangga dengan performa yang ditunjukkan oleh para wasitnya.
Dianggap Sukses Pimpin Laga Sensitif
Dalam pernyataan resminya, Presiden KFA memuji habis-habisan kinerja Ahmed Al-Ali dan rekan-rekannya. Mereka dianggap telah menunjukkan performa yang luar biasa dan istimewa.
KFA menilai bahwa laga Indonesia vs Arab Saudi adalah salah satu pertandingan yang paling sensitif dan menarik di babak kualifikasi. Oleh karena itu, dibutuhkan kepemimpinan wasit yang kuat dan efisien.
"Presiden KFA, Sheikh Ahmed Al-Yousef, memuji kinerja luar biasa yang ditunjukkan oleh tim wasit Kuwait dalam memimpin salah satu laga kualifikasi yang paling sensitif dan menarik," demikian bunyi pernyataan tersebut.
"Ditambahkan bahwa tim wasit akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas keunggulan mereka dalam memimpin pertandingan dengan keyakinan dan efisiensi yang tinggi," lanjut pernyataan itu.
Tim Wasit yang Bertugas
Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada wasit utama, Ahmed Al-Ali. Seluruh perangkat pertandingan asal Kuwait yang bertugas di laga tersebut juga akan menerimanya.
Mereka adalah dua asisten wasit, Abdul Hadi Al-Anzi dan Ahmed Sadiq. Selain itu, ada pula nama wasit keempat, Ammar Ashkanani.
Apresiasi juga akan diberikan kepada dua wasit yang bertugas di ruang VAR. Keduanya adalah Abdullah Jamali dan Abdullah Al-Kandari.
Langkah dari Federasi Kuwait ini menunjukkan betapa tingginya mereka menilai tingkat kesulitan laga tersebut. Mereka merasa para wasitnya telah sukses melewati ujian berat di panggung internasional.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kevin Diks Tak Puas Lawan Arab Saudi, Siap Tebus di Laga Kontra Irak
Tim Nasional 10 Oktober 2025, 23:51
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR