
Bola.net - Tim Nasional Indonesia versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dipastikan terus mematangkan diri jelang tampil di Piala AFF, Thailand dan Malaysia 24 November-22 Desember 2012.
Bahkan, mereka tidak ingin terganggu anggapan yang menyebutkan jika upaya tesebut merupakan langkah yang sia-sia.
Sebab, Tim Nasional Indonesia yang berhak berlaga di ajang AFF merupakan bentukan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI).
"Biarkan saja soal kepastian tersebut. Intinya, Timnas bentukan KPSI harus terus mempersiapkan diri. Sebab, tim pelatih sudah ditentukan. Apalagi, sejumlah pemain yang akan direkrut juga segera dipanggil," terang anggota Komite Gabungan/Joint Committee (JC) sekaligus CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono.
Menurutnya, biarkan saja dua kubu sama-sama mendaftarkan Timnasnya. Kemudian, dikatakannya lagi, terkait keputusan akhir sepenuhnya AFC yang memutuskan.
"Kami juga punya keyakinan akan diakui FIFA dan AFC. Kami akan terus berusaha mendapatkan legalitas melalui proses ini," ungkap Joko.
Timnas KPSI akan dilatih duet pelatih Alfred Riedl dan Benny Dolo. Nantinya, mereka akan menggelar pemusatan latihan/training centre (TC) tahap pertama di Batu, Malang, Jawa Timur, 4 September mendatang.
Pemain yang mengikuti TC merupakan hasil pemantauan langsung Riedl dan Benny selama putaran kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama berlangsung. (esa/gia)
Bahkan, mereka tidak ingin terganggu anggapan yang menyebutkan jika upaya tesebut merupakan langkah yang sia-sia.
Sebab, Tim Nasional Indonesia yang berhak berlaga di ajang AFF merupakan bentukan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI).
"Biarkan saja soal kepastian tersebut. Intinya, Timnas bentukan KPSI harus terus mempersiapkan diri. Sebab, tim pelatih sudah ditentukan. Apalagi, sejumlah pemain yang akan direkrut juga segera dipanggil," terang anggota Komite Gabungan/Joint Committee (JC) sekaligus CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono.
Menurutnya, biarkan saja dua kubu sama-sama mendaftarkan Timnasnya. Kemudian, dikatakannya lagi, terkait keputusan akhir sepenuhnya AFC yang memutuskan.
"Kami juga punya keyakinan akan diakui FIFA dan AFC. Kami akan terus berusaha mendapatkan legalitas melalui proses ini," ungkap Joko.
Timnas KPSI akan dilatih duet pelatih Alfred Riedl dan Benny Dolo. Nantinya, mereka akan menggelar pemusatan latihan/training centre (TC) tahap pertama di Batu, Malang, Jawa Timur, 4 September mendatang.
Pemain yang mengikuti TC merupakan hasil pemantauan langsung Riedl dan Benny selama putaran kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama berlangsung. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Isi Video Visualisasi Kurikulum Pembinaan Usia Muda
Tim Nasional 20 Agustus 2012, 22:33
-
Timnas La Nyalla Haram Untuk Pemain IPL
Tim Nasional 20 Agustus 2012, 22:12
-
Dualisme Timnas, KPSI Serahkan ke AFC
Tim Nasional 20 Agustus 2012, 21:43
-
PSSI Belum Setujui Kenaikan Uang Saku Timnas
Bola Indonesia 20 Agustus 2012, 20:00
-
Rancang Pertemuan, Suporter Bahas Masa Depan Sepak Bola
Bola Indonesia 20 Agustus 2012, 19:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 25 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 13:21
-
Elkan Baggott Ungkap Perasaan Frustrasinya Usai Tinggalkan Ipswich Town
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 12:28
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR