Bola.net - Gabungan suporter sepak bola Indonesia membuat aksi damai untuk mendukung Tim Nasional Indonesia di depan Pintu X kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (28/10).
Upaya yang dilakukan yakni membentangkan spanduk berukuran 5X10 meter, kemudian dibubuhi tanda tangan para suporter dan pengunjung di lingkungan SUGBK. Spanduk tersebut bertuliskan # Kita Di Sini Karena Cinta Timnas Indonesia.
Ketua Koordinator Aksi Damai Mendukung Timnas Indonesia Harri Baskoro Adiyanto mengatakan, jika hal tersebut merupakan sikap spontanitas karena perihatin melihat kondisi sepak bola Indonesia.
"Konflik sepak bola yang berkepanjangan membuat prestasi Timnas Indonesia menurun. Konflik semakin diperparah dengan dibentuknya dua Timnas menjelang berlangsungnya Piala AFF 2012. Seharusnya, masing-masing pihak menyadari pentingnya kebersamaan dan memahami bahwa Timnas Indonesia akan kuat apabila bersatu," tuturnya.
Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) sama-sama membentuk Timnas untuk tampil di Piala AFF 2012. Seolah tidak ingin kalah dengan PSSI, pihak KPSI begitu semangat membangun Timnas lantaran optimis jika dapat mengirimkan skuadnya di pentas Piala AFF. Jika Timnas PSSI dilatih Nil Maizar, tim KPSI dibesut Alfred Riedl.
Padahal, dalam rapat Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di Yangoon, Myanmar, beberapa waktu lalu, diputuskan bahwa hanya Timnas di bawah PSSI yang berhak mewakili Indonesia ke Piala AFF 2012.
"Melihat keputusan tersebut dan berkaca pada kesepakatan komite bersama/Joint Committee (JC), seharusnya Timnas dibentuk atas kesepakatan bersama antara PSSI dan KPSI. Apabila terwujud, pemain juga tidak takut untuk bermain di Timnas. Sebab, prestasi terbesar seorang pemain adalah membela negaranya," ujar Harri Baskoro Adiyanto.
"Aksi akan berlanjut dan tidak berhenti sampai di sini. Pada bulan Nopember kami akan menunjukkan spanduk yang telah ditandatangani itu kepada Timnas Indonesia saat bertanding di Turnamen Bali Devata Cup. Kami juga akan mengkoordinir aksi serupa untuk dilakukan di beberapa daerah Indonesia," tuturnya.
"Apabila terwujud, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi juara Piala AFF seperti yang diimpi-impikan selama ini," pungkasnya. (esa/gia)
Upaya yang dilakukan yakni membentangkan spanduk berukuran 5X10 meter, kemudian dibubuhi tanda tangan para suporter dan pengunjung di lingkungan SUGBK. Spanduk tersebut bertuliskan # Kita Di Sini Karena Cinta Timnas Indonesia.
Ketua Koordinator Aksi Damai Mendukung Timnas Indonesia Harri Baskoro Adiyanto mengatakan, jika hal tersebut merupakan sikap spontanitas karena perihatin melihat kondisi sepak bola Indonesia.
"Konflik sepak bola yang berkepanjangan membuat prestasi Timnas Indonesia menurun. Konflik semakin diperparah dengan dibentuknya dua Timnas menjelang berlangsungnya Piala AFF 2012. Seharusnya, masing-masing pihak menyadari pentingnya kebersamaan dan memahami bahwa Timnas Indonesia akan kuat apabila bersatu," tuturnya.
Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) sama-sama membentuk Timnas untuk tampil di Piala AFF 2012. Seolah tidak ingin kalah dengan PSSI, pihak KPSI begitu semangat membangun Timnas lantaran optimis jika dapat mengirimkan skuadnya di pentas Piala AFF. Jika Timnas PSSI dilatih Nil Maizar, tim KPSI dibesut Alfred Riedl.
Padahal, dalam rapat Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di Yangoon, Myanmar, beberapa waktu lalu, diputuskan bahwa hanya Timnas di bawah PSSI yang berhak mewakili Indonesia ke Piala AFF 2012.
"Melihat keputusan tersebut dan berkaca pada kesepakatan komite bersama/Joint Committee (JC), seharusnya Timnas dibentuk atas kesepakatan bersama antara PSSI dan KPSI. Apabila terwujud, pemain juga tidak takut untuk bermain di Timnas. Sebab, prestasi terbesar seorang pemain adalah membela negaranya," ujar Harri Baskoro Adiyanto.
"Aksi akan berlanjut dan tidak berhenti sampai di sini. Pada bulan Nopember kami akan menunjukkan spanduk yang telah ditandatangani itu kepada Timnas Indonesia saat bertanding di Turnamen Bali Devata Cup. Kami juga akan mengkoordinir aksi serupa untuk dilakukan di beberapa daerah Indonesia," tuturnya.
"Apabila terwujud, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi juara Piala AFF seperti yang diimpi-impikan selama ini," pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dualisme Timnas Semakin Membuat Suporter Prihatin
Tim Nasional 28 Oktober 2012, 21:52
-
Kontras: Konflik Membuat Peringkat Semakin Menurun
Bola Indonesia 28 Oktober 2012, 21:48
-
Djohar Arifin Dinilai Lamban Menyelesaikan Permasalahan
Bola Indonesia 28 Oktober 2012, 21:35
-
PSSI Rilis 35 Nama Pemain Untuk AFF Cup 2012
Tim Nasional 24 Oktober 2012, 19:30
-
Liga JK Jadi Agenda Tahunan PSSI Pusat
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 23:10
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR