Duet Gerald Vanenburg dan Simon Tahamata, Ini Daftar Tim Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025

Bola.net - Timnas Indonesia U-23 telah menyusun komposisi tim pelatih untuk menghadapi Piala AFF U-23 2025. Susunan ini mencerminkan kombinasi antara pengalaman dari Eropa dan potensi besar dari talenta lokal.
Posisi pelatih kepala dipercayakan kepada Gerald Vanenburg, pelatih asal Belanda yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan pemain muda. Ia dikenal dengan pendekatan taktis yang modern dan akan menjadi nahkoda utama Garuda Muda selama turnamen berlangsung.
Vanenburg tidak bekerja sendirian. Ia akan didampingi oleh tiga asisten pelatih, salah satunya adalah sosok yang cukup mengejutkan, Simon Tahamata.
Mantan pemain Ajax Amsterdam ini tak hanya akan membantu Vanenburg di lapangan, tetapi juga mengemban peran sebagai Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia. Pengalamannya di kancah sepak bola elite Eropa diyakini akan memberikan kontribusi penting dalam proses pembinaan pemain muda Tanah Air.
Peran Penting Pelatih Lokal di Timnas Indonesia U-23

Dua asisten pelatih lainnya adalah Frank Van Kempen, pelatih asal Belanda yang kerap menjadi mitra Vanenburg dalam proyek pengembangan pemain muda, serta Zulkifli Syukur, mantan bek Timnas Indonesia yang kini menapaki karier di dunia kepelatihan.
Zulkifli Syukur sebelumnya sempat mendapat undangan dari Patrick Kluivert untuk mengikuti sesi wawancara. Pada musim 2024/2025, ia menjabat sebagai pelatih kepala Persela Lamongan.
Untuk urusan kebugaran fisik pemain, posisi pelatih fisik diemban oleh M. Alimudin. Ia dikenal melalui kiprahnya bersama Persebaya Surabaya dan memiliki pendekatan latihan yang intens serta berbasis sains olahraga.
Sementara itu, posisi pelatih kiper diisi oleh dua sosok asing, yakni Sjoerd Woudenberg dan Damian Van Rensburg. Nama Woudenberg sudah cukup familiar di kalangan pecinta sepak bola Indonesia, karena pernah menjadi pelatih kiper Dewa United dan kini juga tergabung dalam tim pelatih Timnas senior.
Persiapan Matang Menuju Turnamen

Dari sisi medis, peran dokter tim dipegang oleh Dicky M. Shofwan. Adapun posisi fisioterapis dipercayakan kepada Muliyadi yang bertugas menjaga kondisi fisik pemain tetap optimal selama masa pemusatan latihan hingga kompetisi berlangsung.
Manajer Timnas Indonesia U-23, Ahmed Zaki Iskandar, menilai bahwa struktur kepelatihan yang ada saat ini sudah sangat ideal. Ia menekankan bahwa seluruh tim akan fokus menjalani persiapan selama tiga pekan menjelang laga pertama yang dijadwalkan pada 15 Juli 2025.
“Tim kepelatihan sudah komplit, mulai dari pelatih, asisten pelatih, pelatih fisik, pelatih kiper, hingga analis. Mudah-mudahan persiapan selama tiga minggu ke depan sebelum pertandingan pertama tanggal 15 Juli bisa berjalan maksimal,” ujar Zaki pada Senin (23/6/2025).
Susunan Tim Kepelatihan Timnas Indonesia U-23

Berikut daftar lengkap tim pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk ajang Piala AFF U-23 2025:
- Gerald Vanenburg – Pelatih Kepala
- Frank Van Kempen – Asisten Pelatih
- Simon Tahamata – Asisten Pelatih
- Zulkifli Syukur – Asisten Pelatih
- M. Alimudin – Pelatih Fisik
- Sjoerd Woudenberg – Pelatih Kiper
- Damian Van Rensburg – Pelatih Kiper
- Dicky M. Shofwan – Dokter Tim
- Muliyadi – Fisioterapis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia di Piala AFF U-23 2025
Tim Nasional 24 Juni 2025, 09:02
LATEST UPDATE
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
-
Man of the Match Paraguay vs Prancis: Orlando Gill
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR