
Bola.net - Timnas Indonesia kini memiliki kombinasi gelandang yang semakin solid berkat duet Thom Haye dan Joey Palupessy. Keduanya pertama kali bekerja sama dengan gemilang saat melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Duet ini akan kembali menjadi andalan Garuda dalam dua laga krusial melawan China dan Jepang. Pertandingan pertama akan digelar di SUGBK pada 5 Juni 2025, sementara laga kedua di Jepang lima hari kemudian.
Lini tengah Timnas Indonesia kini memiliki variasi permainan yang lebih beragam. Kehadiran Palupessy memberikan keseimbangan baru yang memungkinkan Haye lebih leluasa berkreativitas.
Dengan enam opsi gelandang berkualitas, Timnas Indonesia memiliki persediaan pemain yang cukup untuk menghadapi dua laga berat ini. Kolaborasi Haye-Palupessy diharapkan bisa menjadi pembeda.
Kombinasi Sempurna: Kreator dan Breaker

Thom Haye dan Joey Palupessy membentuk kombinasi sempurna di lini tengah Timnas Indonesia. Haye berperan sebagai pengatur serangan, sementara Palupessy fokus pada tugas defensif.
"Joey Palupessy tampil bagus saat lawan Bahrain. Dia sebagai breaker bermain sangat disiplin, sehingga Thom Haye bisa sedikit leluasa mengatur permainan karena ada pemain yang melakukan dirty job," jelas pelatih Rasiman seperti dilansir dari Bola.com.
Kedisiplinan Palupessy dalam memutus serangan lawan memberi ruang bagi Haye untuk lebih berani maju. Pembagian peran ini membuat lini tengah Garuda lebih seimbang.
Profil Joey Palupessy: Gelandang Bertahan Berkualitas
Joey Palupessy baru saja menyelesaikan proses naturalisasi pada Maret 2025. Pemain berdarah Maluku ini membawa angin segar untuk lini tengah Timnas Indonesia.
Sebagai gelandang bertahan di Lommel SK, Palupessy dikenal memiliki kemampuan tekel yang tajam dan penguasaan bola yang baik. Postur 180 cm-nya membuatnya dominan dalam duel udara.
Pemain berusia 31 tahun ini juga memiliki akurasi umpan yang mengesankan. Kemampuannya menjadi penghubung antara lini belakang dan serangan menjadi nilai tambah bagi skuad Garuda.
Harapan untuk Laga Timnas Selanjutnya
Duet Haye-Palupessy diharapkan bisa menjadi senjata ampuh melawan China dan Jepang. Chemistry mereka yang sudah terbentuk sejak laga melawan Bahrain menjadi modal berharga.
Timnas Indonesia membutuhkan performa terbaik dari seluruh pemain, terutama di lini tengah. Dengan dukungan suporter di SUGBK, Haye dan Palupessy siap menjadi motor penggerak tim.
Laga melawan China akan menjadi ujian nyata bagi kolaborasi ini. Jika berhasil, jalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 akan semakin terbuka lebar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Timnas China: Ricky Kambuaya
Tim Nasional 5 Juni 2025, 23:04
-
Hasil Timnas Indonesia vs Timnas China: Skor 1-0
Tim Nasional 5 Juni 2025, 22:48
LATEST UPDATE
-
12 Nama Dipastikan Absen di Laga Panas Leeds United vs Manchester United
Liga Inggris 4 Januari 2026, 12:20
-
Link Nonton Streaming Bali United vs Arema FC - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 12:10
-
Link Nonton Streaming Malut United vs PSBS Biak - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 12:00
-
Live Streaming Lazio vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 4 Januari 2026, 11:30
-
Dominic Calvert-Lewin dan Joshua Zirkzee, Siapa Paling Tajam di Leeds vs MU?
Liga Inggris 4 Januari 2026, 11:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43



















KOMENTAR