Bola.net - Laga pembuka kualifikasi Grup G Piala AFC U-19, akan ditandai pertandingan antara Korea Selatan lawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (08/10) pukul 16.30 WIB. Kemudian, dilanjutkan partai Indonesia kontra Laos, pada pukul 20.30 WIB (siaran langsung RCTI).
Kondisi skuat Filipina, terlihat begitu bersemangat menatap laga melawan Korsel. Setidaknya, hal tersebut tercermin dalam latihan perdana di SUGBK, Senin (07/10) malam. Sebanyak 28 pemain, fokus menjalani latihan di bawah arahan pelatih Marlon Maros Mano.
Apalagi, Marlon Maros mengakui jika Korea Selatan (Korsel) bukan lawan yang mudah. Sebab, Korsel yang dipandu Kim Sangho, menjadi unggulan di Grup G.
"Kami akan mencoba memberikan yang terbaik di laga ini. Tujuannya, membayar kegagalan di Piala AFF U-19 pada September lalu di Surabaya," ujar Marlon Maros.
Kim Sangho yang mengetahui kondisi tersebut, menegaskan tidak mempengaruhi kekuatan timnya. Karena itu, pihaknya tetap turun lapangan dengan mewaspadai setiap lawan. Berpredikat sebagai juara bertahan, Korsel terlihat tidak ingin kehilangan tiket menuju putaran final di Myanmar pada 2014.
"Grup ini, sangat ketat serta sulit. Karena itu, kami telah mempersiapkan tim sejak pertengahan September lalu. Kami menjadi runner up dalam turnamen mini empat negara di China yang diikuti Meksiko, serta Kroasia. Dengan berkekuatan pemain baru, tapi kami tetap memiliki kepercayaan diri tinggi," tuntas Kim Sangho. [initial]
(esa/mac)
Kondisi skuat Filipina, terlihat begitu bersemangat menatap laga melawan Korsel. Setidaknya, hal tersebut tercermin dalam latihan perdana di SUGBK, Senin (07/10) malam. Sebanyak 28 pemain, fokus menjalani latihan di bawah arahan pelatih Marlon Maros Mano.
Apalagi, Marlon Maros mengakui jika Korea Selatan (Korsel) bukan lawan yang mudah. Sebab, Korsel yang dipandu Kim Sangho, menjadi unggulan di Grup G.
"Kami akan mencoba memberikan yang terbaik di laga ini. Tujuannya, membayar kegagalan di Piala AFF U-19 pada September lalu di Surabaya," ujar Marlon Maros.
Kim Sangho yang mengetahui kondisi tersebut, menegaskan tidak mempengaruhi kekuatan timnya. Karena itu, pihaknya tetap turun lapangan dengan mewaspadai setiap lawan. Berpredikat sebagai juara bertahan, Korsel terlihat tidak ingin kehilangan tiket menuju putaran final di Myanmar pada 2014.
"Grup ini, sangat ketat serta sulit. Karena itu, kami telah mempersiapkan tim sejak pertengahan September lalu. Kami menjadi runner up dalam turnamen mini empat negara di China yang diikuti Meksiko, serta Kroasia. Dengan berkekuatan pemain baru, tapi kami tetap memiliki kepercayaan diri tinggi," tuntas Kim Sangho. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Korsel Bantah Sembunyikan Kekuatan
Tim Nasional 8 Oktober 2013, 20:42
-
Kalah, Filipina Tetap Terkesan Dengan Korsel
Tim Nasional 8 Oktober 2013, 20:37
-
Laga Korsel vs Filipina Diwarnai Insiden Mati Lampu
Tim Nasional 8 Oktober 2013, 19:20
-
Review AFC U-19: Tak Ngoyo, Korsel Tetap Sikat Filipina
Tim Nasional 8 Oktober 2013, 19:06
-
Filipina Siap Tampil Maksimal Hadapi Korsel
Tim Nasional 8 Oktober 2013, 12:25
LATEST UPDATE
-
Jadwal Piala Dunia 2026
Liga Champions 26 Mei 2026, 11:58
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Liga Champions 26 Mei 2026, 11:57
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:55
-
Kabar Baik, Lionel Messi Cuma Lelah Otot
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:45
-
Buruan! Juventus Kebut Transfer Alisson Becker Dari Liverpool
Liga Inggris 26 Mei 2026, 11:37
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR