
Bola.net - Transformasi permainan tengah dibangun dalam tubuh Timnas Indonesia. Baik di level senior maupun kelompok usia, pola permainan Garuda kini mulai menampilkan identitas yang seragam: formasi empat bek, mengandalkan penguasaan bola, dan menekankan permainan menyerang.
Perubahan ini bukan kebetulan semata. PSSI telah merancang struktur kepelatihan yang lebih rapi untuk menopang pengembangan Timnas Indonesia.
Kehadiran Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknis, menggantikan Indra Sjafri, melengkapi jajaran teknis yang sebelumnya sudah diperkuat Jordi Cruyff sebagai Penasehat Teknis dan Simon Tahamata sebagai Kepala Pemandu Bakat.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut filosofi baru ini akan menjadi pondasi jangka panjang. Saat menyaksikan langsung laga Timnas Indonesia U-23 melawan Laos, ia menegaskan bahwa pembentukan gaya bermain ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan bagian dari pembangunan sepak bola Indonesia secara menyeluruh.
Fondasi Baru Sepak Bola Indonesia
Erick Thohir menegaskan filosofi bermain baru Timnas Indonesia memiliki tiga kunci utama: formasi empat bek sejajar, ball possession, dan sepak bola menyerang. Menurutnya, perubahan yang terlalu sering justru akan menghambat proses pembentukan identitas sepak bola nasional.
"Saya rasa kan kita sudah bicara, kita sedang membangun strata kepelatihan bahwa sekarang kita sudah punya technical director. Kita kontrak 4 tahun," ujar Erick.
"Kita perlu yang namanya tadi pembangunan secara menyeluruh. Kalau kita lihat juga sekarang formasi tim nasional U-23 kita dan senior sudah mulai bermain dengan posisi 4 bek dengan konsep ball poseison dan menyerang."
Lebih jauh, Erick menegaskan filosofi ini harus dijaga konsistensinya. "Ya, ini memang kalau diubah terus nanti akhirnya konsep daripada pembangunan formasi ke depan berubah-berubah lagi," tegasnya.
Timnas Indonesia U-23 Jadi Laboratorium Filosofi Baru
Filosofi baru Timnas Indonesia mulai terlihat jelas di skuad U-23 asuhan Gerald Vanenburg. Meski sempat gagal di Piala AFF U-23, Vanenburg tetap mempertahankan skema empat bek pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Selain itu, gaya bermain berbasis ball possession dan menyerang juga mulai diterapkan. Bahkan, saat menghadapi lawan tangguh seperti Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia U-23 tetap berusaha memainkan sepak bola proaktif dengan penguasaan bola yang dominan.
Kluivert Bawa Identitas Baru ke Timnas Senior
Transformasi tidak berhenti di level U-23. Timnas Indonesia senior juga mulai menunjukkan wajah baru di bawah asuhan Patrick Kluivert. Pada uji coba melawan Chinese Taipei (5/9), untuk pertama kalinya Indonesia bermain dengan empat bek di era Kluivert.
Hal ini menjadi kontras karena dalam empat laga sebelumnya, Kluivert masih memakai formasi tiga bek yang diwariskan Shin Tae-yong. Perubahan tersebut sekaligus menghadirkan corak baru, di mana Indonesia tampil lebih berani dalam menguasai bola dan menyerang lawan.
"Saya mau bermain seperti ini selama ini, tetapi Anda tahu pada pola sebelumnya sulit untuk mengubah sistemnya secara langsung karena para pemain datang dari berbagai negara," kata Kluivert.
"Kami biasanya cuma memiliki satu sampai dua hari untuk beradaptasi, jadi sulit menerapkan sistem ini.”
Pelatih asal Belanda itu menegaskan perubahan ini adalah fondasi untuk masa depan. "Yang jelas, sistem lama juga jangan dilupakan. Tapi ini adalah sistem baru yang ingin kami mainkan. Saya ingin terus menyempurnakannya," tegasnya.
(Bola.net/As'ad Arifin)
Baca Juga:
- Demi Sang Anak yang Idolakan Jens Raven, Keluarga Lukman Hadi Rela Dua Hari Beruntun Nonton Timnas Indonesia
- Winitasha Alya dan Tren Penonton Perempuan di Laga Timnas Indonesia
- Vanenburg Ingin Dialog dengan Klub soal Menit Main Pemain Timnas Indonesia U-23: Harus Kerja Sama
- Dion Markx Solid, Rafael Struick Cetak Gol: Performa Gemilang Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-23
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Filosofi Baru Timnas Indonesia: Empat Bek, Ball Possession, dan Sepak Bola Menyerang
Tim Nasional 7 September 2025, 10:15
-
Timnas Indonesia Menang Telak, Erick Thohir: Makasih Ya, Chinese Taipei!
Tim Nasional 5 September 2025, 23:35
-
Mees Hilgers Mundur dari Timnas Indonesia, Kepala Pemandu Bakat PSSI Angkat Bicara
Tim Nasional 5 September 2025, 17:12
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR