
Bola.net - Timnas Indonesia U-22 memilih bermain terbuka saat bersua Vietnam pada partai final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12). Hasilnya, skuat Garuda Muda kalah telak 0-3.
Dua dari tiga gol kemenangan Vietnam tercipta via Doan Van Hau (40', dan 73'). Sementara satu gol lagi lewat Do Hung Dung (59').
Usai laga, pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri mengungkapkan alasan mengapa ia menerapkan permainan terbuka. Hal itu dilakukan agar bisa mengalahkan Vietnam.
"Kami mulai dengan permainan terbuka karena memang ini single match, tidak ada lagi pertandingan setelah ini, ya kalau tidak kalah ya menang," ujar Indra.
"Jadi dasar itu kami melakukan permainan lebih terbuka. Tetapi secara keseluruhan, pertandingan hari ini, game hari ini jauh lebih baik ketimbang sebelumnya," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Pekerjaan Rumah dari Bola Mati
Pelatih berusia 54 tahun ini lantas mengakui keunggulan Vietnam. Menurutnya, ada pekerjaan rumah yang harus ia benahi.
"Gol yang terjadi dengan dua set piece itu menjadi evaluasi tim kita, akan menjadi PR kita, dan saya dari awal sudah ngasih tahu pemain bahwa Vietnam unggul dengan bola set piece," tutur Indra.
"Sejak dengan pelatih Park Hang-seo, posesion penguasaan bola, sirkulasi pergerakan pemain Vietnam itu lebih baik ya, dan juga pemain Vietnam bermain dengan spirit yang luar biasa," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Belum Bisa Pastikan Nasib Indra Sjafri
Tim Nasional 11 Desember 2019, 23:10
-
Menpora Komentari Cedera yang Dialami Evan Dimas
Bola Indonesia 11 Desember 2019, 20:46
-
Iwan Bule: Timnas Indonesia U-22 Sudah Berikan yang Terbaik
Tim Nasional 11 Desember 2019, 16:21
-
Evan Dimas Akan Dibawa ke RS di Jakarta untuk MRI Cedera
Tim Nasional 11 Desember 2019, 15:23
-
Detik-Detik Bek Vietnam yang Cederai Evan Dimas Minta Maaf
Tim Nasional 11 Desember 2019, 14:42
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR