
Bola.net - John Herdman telah resmi diangkat sebagai pelatih Timnas Indonesia. Publik sepak bola Tanah Air mungkin banyak yang penasaran dengan rekam jejaknya, terutama bila dibandingkan dengan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Data dari Transfermarkt menunjukkan Herdman memiliki persentase kemenangan lebih tinggi dibanding kedua pendahulunya sebelum menukangi Timnas Indonesia. Hal ini menjadi indikasi awal kemampuan sang pelatih Inggris dalam memimpin tim di level internasional.
Meski statistik bukan satu-satunya ukuran kesuksesan, catatan tersebut memberikan gambaran positif mengenai efektivitas Herdman. Tantangan besar menantinya, terutama dengan target tinggi di Piala Asia 2027, membuat ekspektasi publik semakin tinggi.
Pengalaman Herdman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia menjadi bukti tambahan kemampuannya. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat diaplikasikan untuk membawa Timnas Indonesia mencapai prestasi internasional yang lebih baik.
Pengalaman Shin Tae-yong
Shin Tae-yong resmi menukangi Timnas Indonesia pada 2020 dengan bekal pengalaman luas di dunia sepak bola. Sebelum membesut Garuda, ia telah menangani total 251 pertandingan di berbagai level.
Pelatih asal Korea Selatan ini sempat menukangi Seongnam Ilhwa Chunma, Timnas Korea Selatan senior, U-23, dan U-20. Dari seluruh pertandingan tersebut, persentase kemenangan Shin mencapai 42,23 persen, lebih rendah dibanding Herdman.
Meski persentase kemenangan Shin Tae-yong tidak setinggi Herdman, pengalaman menangani berbagai level tim menjadi modal berharga. Selama lima tahun membimbing Timnas Indonesia, Shin memanfaatkan jam terbangnya untuk membangun fondasi tim yang lebih kompetitif.
Rekam Jejak Patrick Kluivert
Patrick Kluivert memiliki persentase kemenangan sedikit lebih tinggi dibanding Shin Tae-yong, tetapi masih di bawah John Herdman. Total win rate-nya tercatat 46,25 persen dengan 37 kemenangan.
Dari 37 kemenangan tersebut, 25 di antaranya dicapai saat menukangi FC Twente II di level U-21 Belanda, termasuk di Beloften Eredivisie dan Beloften Nacompetitie. Hal ini menunjukkan sebagian besar prestasinya datang dari kompetisi junior.
Selain di Belanda, Kluivert pernah melatih Timnas Curacao dan klub Turki, Adana Demirspor. Namun jumlah pertandingan yang ia tangani relatif lebih sedikit dibanding Shin Tae-yong dan Herdman, sehingga pengalaman di level senior internasional masih terbatas.
Tantangan Besar Menanti Herdman
John Herdman kini menghadapi tantangan besar di Timnas Indonesia. Tugas utamanya adalah menyiapkan tim agar mampu bersaing di level internasional, termasuk di Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi. PSSI menargetkan Garuda mampu melangkah hingga perempat final.
Selain menangani tim senior, Herdman juga dipercayakan untuk memimpin Timnas U-23. Peran ganda ini diharapkan dapat memperkuat koneksi antara pengembangan pemain muda dan kebutuhan tim utama.
Struktur kontrak Herdman menjadi faktor penting tercapainya kesepakatan ini. Media Kanada, Waking the Red, menyebutkan bahwa durasi dan nilai finansial yang ditawarkan PSSI menjadi penentu.
"Struktur tawaran Indonesia, baik dari segi durasi maupun nilai finansial, terbukti menentukan bagi Herdman yang akan menghabiskan tahun baru untuk mempersiapkan Piala Asia 2027. PSSI telah menetapkan tujuan yang jelas untuk mencapai perempat final," tulis media tersebut.
Kini, publik menanti apakah keunggulan statistik Herdman dapat diterjemahkan menjadi prestasi nyata bersama Timnas Indonesia.
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani) 3 Januari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Gaya Bermain John Herdman, Bakal Cocok dengan Timnas Indonesia?
Tim Nasional 3 Januari 2026, 16:42
-
John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini Catatan Statistiknya
Tim Nasional 3 Januari 2026, 16:38
-
John Herdman Unggul dari Shin Tae-yong dan Kluivert dalam Rataan Kemenangan
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43






















KOMENTAR