Bola.net - Kemenangan besar 5-0 yang diraih skuad Garuda dari Brunei Darussalam, Rabu (26/9) bisa jadi takkan mempengaruhi posisi Indonesia dalam daftar ranking FIFA. Pasalnya dalam situs resminya, FIFA tidak mencantumkan kemenangan Indonesia dari Brunei.
Tercatat FIFA hanya mengakui jika Indonesia sudah melakukan empat pertandingan sejak bulan Februari 2012. Yakni saat kalah telak melawan Bahrain (0-10) di kualifikasi Piala Dunia 2014, imbang melawan Filipina (2-2), kalah dari Korea Utara (0-2), dan imbang melawan Vietnam (0-0) dalam laga persahabatan.
Sebelumnya FIFA sempat memasukkan jadwal Brunei melawan Indonesia, pada hari Rabu (26/9), meski tanpa disertai dengan hasil akhir pertandingan.
Belum diketahui penyebab tak dimasukkannya laga Brunei melawan Indonesia dalam agenda FIFA. Namun besar kemungkinan hal itu disebabkan karena tidak semua ofisial pertandingan mempunyai lisensi dari FIFA. Sehingga kemenangan telak Irfan Bachdim dkk tak lagi dianggap sebagai pertandingan resmi 'A'.
Kejadian ini mirip dengan yang menimpa Filipina. FIFA menghapus dua laga Filipina sebelumnya sebagai pertandingan resmi FIFA 'A'. Penyebabnya karena laga Filipina melawan Laos (10/9) tidak memakai wasit resmi FIFA. Sementara saat Filipina melawan Kamboja pada (05/9), Kamboja tercatat melakukan tujuh pergantian.
Dihapusnya laga Brunei-Indonesia ini juga mengejutkan ofisial pertandingan. Seperti dilansir The Brunei Times, Rabu (26/9), ofisial pertandingan sudah memastikan agar kejadian yang dialami Filipina tak lagi terulang. Laga Brunei-Indonesia dipimpin wasit netral asal Malaysia yang bersertifikat FIFA, Mohd Yussof Mat Karim. Selain itu, kedua tim sudah sepakat untuk melakukan pergantian sebanyak enam kali sesuai dengan regulasi FIFA.
Tercatat FIFA hanya mengakui jika Indonesia sudah melakukan empat pertandingan sejak bulan Februari 2012. Yakni saat kalah telak melawan Bahrain (0-10) di kualifikasi Piala Dunia 2014, imbang melawan Filipina (2-2), kalah dari Korea Utara (0-2), dan imbang melawan Vietnam (0-0) dalam laga persahabatan.
Sebelumnya FIFA sempat memasukkan jadwal Brunei melawan Indonesia, pada hari Rabu (26/9), meski tanpa disertai dengan hasil akhir pertandingan.
Belum diketahui penyebab tak dimasukkannya laga Brunei melawan Indonesia dalam agenda FIFA. Namun besar kemungkinan hal itu disebabkan karena tidak semua ofisial pertandingan mempunyai lisensi dari FIFA. Sehingga kemenangan telak Irfan Bachdim dkk tak lagi dianggap sebagai pertandingan resmi 'A'.
Kejadian ini mirip dengan yang menimpa Filipina. FIFA menghapus dua laga Filipina sebelumnya sebagai pertandingan resmi FIFA 'A'. Penyebabnya karena laga Filipina melawan Laos (10/9) tidak memakai wasit resmi FIFA. Sementara saat Filipina melawan Kamboja pada (05/9), Kamboja tercatat melakukan tujuh pergantian.
Dihapusnya laga Brunei-Indonesia ini juga mengejutkan ofisial pertandingan. Seperti dilansir The Brunei Times, Rabu (26/9), ofisial pertandingan sudah memastikan agar kejadian yang dialami Filipina tak lagi terulang. Laga Brunei-Indonesia dipimpin wasit netral asal Malaysia yang bersertifikat FIFA, Mohd Yussof Mat Karim. Selain itu, kedua tim sudah sepakat untuk melakukan pergantian sebanyak enam kali sesuai dengan regulasi FIFA.
(bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenangan Indonesia Atas Brunei Tak Diakui FIFA
Tim Nasional 28 September 2012, 14:50
-
PSSI Undur Jadwal Uji Coba Timnas Senior
Tim Nasional 17 September 2012, 14:19
-
Abdul Rahman Masuk Radar Sriwijaya FC
Bola Indonesia 9 Agustus 2012, 21:16
-
Ketua JC: Pengelolaan Timnas Bukan Wewenang JC
Tim Nasional 21 Juli 2012, 22:53
-
La Nyalla: Timnas di Bawah JC, Bukan PSSI
Bola Indonesia 20 Juli 2012, 23:02
LATEST UPDATE
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR