
Bola.net - PSSI dipastikan akan menggelar konferensi pers resmi pada siang hari ini, Senin 6 Januari 2025. Mengingat isu yang berkembang beberapa hari terakhir, wajar jika fans bertanya-tanya.
Betapa tidak, mulai Minggu 5 Januari 2025 kemarin, beredar kabar miring soal pemecatan pelatih Shin Tae-yong. Gosip ini terus bergulir bak bola liar, semakin besar dan meluas.
Gosip ini dimulai dari unggahan Exco PSSI, Kairul Anwar di media sosial. Kairul berterima kasih kepada pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan itu dan menyampaikan apresiasi.
"Terima kasih Shin Tae-yong atas kebersamaannya selama ini. Kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepak bola Indonesia," tulisnya.
Selanjutnya, gosip pemecatan semakin kuat setelah PSSI mengumumkan rencana menggelar konferensi pers resmi pada siang hari ini. Fans pun bertanya-tanya, kira-kira apa yang akan diumumkan nanti?
Menunggu Konferensi Pers PSSI
Saat artikel ini mengudara, Senin 6 Januari 2025 jam 10.00 WIB, belum ada perkembangan informasi mengenai konferensi pers tersebut. Artinya, fans hanya bisa menunggu sampai waktunya pengumuman resmi tiba.
Satu hal yang pasti, PSSI mengatakan bahwa konferensi pers ini akan membicarakan rencana terbaru soal perkembangan Timnas Indonesia.
Konferensi pers akan dihadiri oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, lalu Wakil Ketua Umum 1 PSSI Zainuddin Amali, Sekjen PSSI Yunus Nusi, dan Sumardji selaku manajer Timnas Indonesia.
Sejauh ini, dikabarkan konferensi pers ini tidak akan dihadiri oleh pelatih Shin Tae-yong.
Simpang Siur Gosip Pelatih Shin
Tahun ini adalah perjalanan tahun keempat Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong (STY). Juru taktik asal Korea Selatan ini pertama kali menangani tim Garuda pada tahun 2020 lalu.
Sayangnya, masa-masa awal kepelatihan STY berlangsung sulit karena serangan pandemi Covid-19. Dapat dikatakan, STY baru benar-benar membentuk tim mulai tahun 2022 lalu, ketika kondisi sudah lebih stabil.
Nah benar bahwa Coach Shin belum mempersembahkan trofi untuk Indonesia. Namun, perkembangan performa dan kualitas pemain di timnas tidak bisa dibantah.
Gosip pemecatan menguat karena STY dianggap gagal, belum mempersembahkan trofi. Namun, di sisi lain, perkembangan Skuad Garuda yang bisa melaju sampai putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 - dan dengan itu otomatis lolos Piala Asia - seharusnya juga jadi pertimbangan penilaian.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sabda Fabrizio Romano: Patrick Kluivert Jadi Pelatih Timnas Indonesia yang Baru
Tim Nasional 6 Januari 2025, 17:18
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR