
Bola.net - PSSI memastikan jika hanya pemain yang memiliki kualitas permainan terbaik berhak membela Timnas Indonesia. Karena itu, kesempatan membela Merah Putih terbuka besar melalui jalur seleksi.
"Sekali pun berasal dari kompetisi Indonesia Super League (ISL), tetap harus diseleksi. Sebab, kebutuhan pemain di dalam tim, harus disesuaikan dengan tim pelatih," terang Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong kepada Bola.net.
Diterangkan Limbong, keputusan sejumlah klub ISL yang akhirnya mengizinkan pemainnya ke Timnas, merupakan keputusan tepat. Apalagi dilanjutkan Komdis PSSI tersebut, kompetisi ISL sudah diakui PSSI melalui Kongres tahunan PSSI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 18 Maret lalu.
"Sehingga, tidak ada alasan klub untuk tidak memberikan izin atau melarang para pemainnya. Membangun Timnas harus dilakukan secara bersama-sama. Tujuannya, agar dapat memberikan hasil maksimal. Sebab, mengangkat prestasi Timnas bukan pekerjaan satu hingga dua pihak saja. Karena itu, kuncinya dengan cara bekerja sama," ujarnya.
Lebih jauh Limbong berharap, para pemain terbaik nantinya dapat diturunkan dalam ajang Timnas terdekat, yakni kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Riau, 5-15 Juli. Indonesia tergabung di grup E bersama Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste dan Makau.
Hingga kini, dua pemain asal Persija Jakarta, Andritany Ardhiyansa dan Rudi Setiawan lalu bek Sriwijaya FC, Seftia Hadi, sudah bergabung dengan tim arahan Aji Santoso dan Widodo C Putro tersebut. (esa/end)
"Sekali pun berasal dari kompetisi Indonesia Super League (ISL), tetap harus diseleksi. Sebab, kebutuhan pemain di dalam tim, harus disesuaikan dengan tim pelatih," terang Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong kepada Bola.net.
Diterangkan Limbong, keputusan sejumlah klub ISL yang akhirnya mengizinkan pemainnya ke Timnas, merupakan keputusan tepat. Apalagi dilanjutkan Komdis PSSI tersebut, kompetisi ISL sudah diakui PSSI melalui Kongres tahunan PSSI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 18 Maret lalu.
"Sehingga, tidak ada alasan klub untuk tidak memberikan izin atau melarang para pemainnya. Membangun Timnas harus dilakukan secara bersama-sama. Tujuannya, agar dapat memberikan hasil maksimal. Sebab, mengangkat prestasi Timnas bukan pekerjaan satu hingga dua pihak saja. Karena itu, kuncinya dengan cara bekerja sama," ujarnya.
Lebih jauh Limbong berharap, para pemain terbaik nantinya dapat diturunkan dalam ajang Timnas terdekat, yakni kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Riau, 5-15 Juli. Indonesia tergabung di grup E bersama Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste dan Makau.
Hingga kini, dua pemain asal Persija Jakarta, Andritany Ardhiyansa dan Rudi Setiawan lalu bek Sriwijaya FC, Seftia Hadi, sudah bergabung dengan tim arahan Aji Santoso dan Widodo C Putro tersebut. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Limbong: Pemain ISL Bukan Jaminan Masuk Timnas
Tim Nasional 27 Juni 2012, 11:00
-
Djoko Driyono Sambut Baik Bergabungnya Pemain ISL ke Timnas
Tim Nasional 27 Juni 2012, 10:25
-
Persiram Targetkan Lolos Dari Jurang Degradasi
Bola Indonesia 26 Juni 2012, 16:25
-
Hadapi Persidafon, RD Duetkan Greg dan Safee Sali
Bola Indonesia 26 Juni 2012, 13:35
-
Incar 37 Poin, Persegres Optimis Tak Terdegradasi
Bola Indonesia 26 Juni 2012, 12:00
LATEST UPDATE
-
Liverpool Dapat Kabar Besar dari Jeremy Jacquet Jelang Musim Baru
Liga Inggris 27 Mei 2026, 13:28
-
Teka-teki Cedera Lamine Yamal Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 11:16
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR