Bola.net - Dugaan penggelapan dana yang dilakukan Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN), ternyata mengusik keprihatinan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo.
Menurutnya, hal tersebut harus segera dituntaskan agar tidak terus-terusan menjadi konflik. Padahal, Timnas melalui BTN, tengah dituntut untuk menghadirkan prestasi.
Terutama, ketika Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin, meresmikan berdirinya BTN, yang kini diketuai Isran Noor.
"Saya dukung apa yang dinyatakan Ketua BTN, terkait adanya dugaan penyelewengan anggaran. Kalau perlu, laporkan kepada pihak yang berwajib. Hal tersebut, harus diusut tuntas," terang Roy Suryo.
"Meski begitu, hal tersebut tidak boleh mengorbankan pemain. Para pemain harus fokus menjalani persiapan di Pra Piala Asia 2015, yang masih panjang. Ini adalah komitmen pemerintah dalam memberikan pengayoman pada siapa pun," imbuhnya.
Sebelumnya, menurut sumber Bola.net yang enggan disebutkan identitasnya, dana yang diduga digelapkan Harbiansyah sebesar Rp 2 miliar lebih. Namun, masih menurut informasi sumber tersebut, jumlah uang dipastikan lebih banyak karena dalam satuan Dollar Singapura.
Isran Noor memberikan uang tersebut kepada Harbiansyah untuk segala keperluan training centre (TC) Timnas, mulai dari uang saku, obat-obatan dan uang pertandingan Timnas lawan Arab dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3) malam. (esa/dzi)
Menurutnya, hal tersebut harus segera dituntaskan agar tidak terus-terusan menjadi konflik. Padahal, Timnas melalui BTN, tengah dituntut untuk menghadirkan prestasi.
Terutama, ketika Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin, meresmikan berdirinya BTN, yang kini diketuai Isran Noor.
"Saya dukung apa yang dinyatakan Ketua BTN, terkait adanya dugaan penyelewengan anggaran. Kalau perlu, laporkan kepada pihak yang berwajib. Hal tersebut, harus diusut tuntas," terang Roy Suryo.
"Meski begitu, hal tersebut tidak boleh mengorbankan pemain. Para pemain harus fokus menjalani persiapan di Pra Piala Asia 2015, yang masih panjang. Ini adalah komitmen pemerintah dalam memberikan pengayoman pada siapa pun," imbuhnya.
Sebelumnya, menurut sumber Bola.net yang enggan disebutkan identitasnya, dana yang diduga digelapkan Harbiansyah sebesar Rp 2 miliar lebih. Namun, masih menurut informasi sumber tersebut, jumlah uang dipastikan lebih banyak karena dalam satuan Dollar Singapura.
Isran Noor memberikan uang tersebut kepada Harbiansyah untuk segala keperluan training centre (TC) Timnas, mulai dari uang saku, obat-obatan dan uang pertandingan Timnas lawan Arab dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3) malam. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indra Sjafri Berguru ke Barcelona
Tim Nasional 26 Maret 2013, 19:39
-
Hadiyandra Tak Percaya Ada Penggelapan Dana Timnas
Tim Nasional 26 Maret 2013, 19:00
-
Menpora Minta Dugaan Penggelapan Dana Timnas Diusut Tuntas
Tim Nasional 26 Maret 2013, 18:33
-
Persib Pantau Kondisi Fisik 6 Pemain Timnas
Bola Indonesia 26 Maret 2013, 15:01
-
Ketum PSSI Ungkap Alasan Tak Dampingi Pertandingan Timnas
Tim Nasional 25 Maret 2013, 21:15
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR