
Bola.net - Wagner Lopes tidak melihat naturalisasi sebagai hal yang tabu di sepak bola. Pada kasus Timnas Indonesia, pelatih PSS Sleman merasa naturalisasi telah membuat Skuad Garuda makin kuat.
Sempat tidak jadi pilihan, naturalisasi kembali masuk program PSSI beberapa tahun terakhir. Beda dengan di masa lalu, PSSI kini mencari pemain yang punya darah Indonesia dengan level bermain yang bagus.
Paling baru, PSSI baru saja merampungkan proses naturalisasi Calvin Verdonk dan Maarten Paes. Verdonk kini bermain di klub Eredivisie, NEC Nijmegen. Sedangkan, Paes membela FC Dallas di Amerika Serikat.
"Jadi global, global itu jadi natural, jadi biasa, hal yang biasa untuk naturalisasi," ucap Wagner Lopes. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Naturalisasi Bikin Timnas Indonesia Makin Kuat

Wagner Lopes, saat masih aktif bermain, juga merupakan produk naturalisasi. Dia lahir dan besar di Brasil. Namun, lewat program naturalisasi, mantan pemain Sao Paulo itu bisa memperkuat Timnas Jepang.
Wagner Lopes tercatat mampu mencetak lima gol dari 21 caps bersama Timnas Jepang. Wagner Lopes butuh waktu hingga 10 tahun sebelum mendapat kewarganegaraan dan bermain utuk Jepang.
Berkaca pada situasi yang pernah dia alami dan kondisi Timnas Indonesia terkini, Wagner Lopes memandang positif program naturalisasi.
"Jadi saya pikir (naturalisasi) menjadi hal yang sangat biasa di masa sekarang dan itu membuat Timnas Indonesia semakin kuat," kata sosok yang pernah bermain untuk FC Tokyo dan Nagoya Grampus itu.
Jangan Lupakan Pemain Lokal

Wagner Lopes mendukung naturalisasi, akan tetapi dengan satu catatan penting. Wagner Lopes meminta naturalisasi tidak lantas menggugurkan keharusan melakukan pembinaan pemain muda di sebuah negara.
"Kita tidak boleh melupakan perkembangan pemain lokal yang juga memiliki perkembangan yang bagus dan harus ikut terlibat dalam Timnas Indonesia," kata Wagner Lopes.
"Jadi pemain naturalisasi harus memberikan contoh yang baik untuk pemain lokal untuk kedepannya sepak bola Indonesia bisa lebih baik," tutup pria yang kini berusia 55 tahun tersebut.
Klasemen BRI Liga 1 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kritiknya Ditanggapi Positif Shin Tae-yong, Bung Towel: Respek
Tim Nasional 20 Agustus 2024, 17:48
-
Catat Gaes! Ini Daftar Harga Tiket Timnas Indonesia vs Australia
Tim Nasional 20 Agustus 2024, 17:09
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR