Perasaan Ayah Mathew Baker Usai Sang Anak Debut Timnas Indonesia: Bangga, Cemas, dan Pesan untuk Nikmati Proses

Bola.net - Momen istimewa terjadi bagi Mathew Baker dan keluarganya saat Timnas Indonesia menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Bek berusia 17 tahun itu akhirnya menjalani debut bersama tim senior dalam kemenangan 3-0 yang diraih skuad Garuda pada Jumat (5/6/2026) malam WIB.
Kehadiran Mathew di lapangan menjadi salah satu sorotan utama pertandingan. Selain membawa Indonesia meraih hasil positif, laga tersebut juga menandai langkah penting dalam perjalanan karier sang pemain muda.
Pelatih John Herdman memberikan kesempatan kepada Mathew untuk merasakan atmosfer sepak bola internasional level senior. Sebelumnya, ia lebih dulu mencuri perhatian lewat penampilannya bersama kelompok usia Timnas Indonesia.
Di tribune stadion, David Baker menyaksikan langsung momen bersejarah itu. Sebagai ayah, ia mengaku bangga melihat perjuangan panjang putranya akhirnya berbuah kesempatan di tim utama.
Campuran Rasa Bangga dan Cemas sang Ayah

Bagi David, melihat Mathew tampil di level senior menghadirkan perasaan yang sulit dijelaskan. Ada rasa bangga, tetapi juga sedikit kecemasan yang muncul sepanjang pertandingan.
Menurutnya, sepak bola selalu menyimpan kemungkinan yang tidak bisa diprediksi. Karena itu, kekhawatiran kecil sempat muncul saat putranya pertama kali menginjak lapangan.
Meski begitu, keyakinannya terhadap kemampuan Mathew tidak pernah berubah. Ia merasa putranya mampu menjalankan tugas dengan baik dan menunjukkan kedisiplinan selama berada di lapangan.
“Saya sangat bangga dia mendapat kesempatan itu. Tentu ada sedikit rasa khawatir, tetapi tidak terlalu besar. Saya selalu yakin dia bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Dalam sepak bola, kita tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi karena kesalahan bisa muncul kapan saja. Karena itu, saya senang dengan penampilannya hari ini,” ujar David Baker.
Fondasi Kebahagiaan Berbaju Merah Putih
Debut bersama tim senior menjadi pencapaian penting bagi Mathew Baker. Kesempatan itu hadir setelah ia melewati persaingan ketat dan menunjukkan perkembangan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
David mengatakan putranya sangat bangga bisa mengenakan seragam Timnas Indonesia. Baginya, perasaan bahagia itu menjadi modal penting untuk menjaga semangat dan motivasi Mathew ke depan.
“Dia bahagia. Sangat bahagia bisa bermain untuk Indonesia,” kata David.
Harapan Besar untuk Proses Jangka Panjang
Meski debutnya berjalan manis, David menegaskan bahwa perjalanan putranya masih panjang. Ia melihat pertandingan pertama ini sebagai awal, bukan tujuan akhir.
Menurutnya, Mathew harus terus belajar dan mengevaluasi diri di setiap kesempatan. Proses berkembang sebagai pemain tidak akan berhenti hanya karena sudah mencatatkan debut di level senior.
“Saya berharap dia terus berkembang, terus belajar, dan menjadi pemain yang lebih baik dari waktu ke waktu. Saya juga berharap dia bisa memiliki karier yang panjang dan sukses sebagai pesepak bola,” ujarnya.
David juga berpesan agar putranya tetap menikmati setiap langkah yang dijalani. Menurutnya, rasa senang saat bermain adalah hal yang akan membantu seorang pemain bertahan menghadapi tekanan dan ekspektasi yang semakin besar.
“Yang paling penting sekarang adalah menikmati setiap momen. Nikmati pertandingan dan nikmati prosesnya. Bagi saya, itu yang utama. Terus nikmati perjalanan ini, terus berusaha, terus menjadi lebih dewasa, dan terus berkembang sebagai pemain. Karena pada akhirnya, jika Anda tidak menikmati sepak bola, semuanya akan terasa jauh lebih sulit,” tutup David Baker.
Disadur dari: Bola.com (Hery K/Gregah N; 5/6/2026)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR