
Bola.net - Gagal meraih trofi usai tersandung di partai final FIFA Series 2026, Timnas Indonesia tetap menuai banyak apresiasi. Skuad besutan John Herdman dinilai memiliki potensi besar untuk terus meningkat pada turnamen berikutnya.
Menghadapi Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026) malam WIB, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan lawan setelah takluk dengan skor tipis 0-1.
Gol semata wayang Bulgaria tercipta pada menit ke-38 setelah Marin Petkov sukses menaklukkan Emil Audero via tendangan penalti.
Wasit menunjuk titik putih buntut pelanggaran yang dilakukan Kevin Diks terhadap Zdravko Dimitrov di kotak terlarang.
Meski kalah, performa Jay Idzes dan kawan-kawan tetap dipuji. Timnas Indonesia yang berperingkat 121 di ranking FIFA bisa mendominasi permainan bahkan memaksa Bulgaria yang berada di posisi 87 bermain bertahan.
Timnas Indonesia Bisa Meredam Bulgaria

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, ikut angkat suara terkait penampilan perdana Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman.
"Satu-satunya gol Bulgaria hanya tercipta lewat titik putih alias penalti yang diberikan wasit ketika Kevin Diks menyentuh kaki dari Zdravko Dimitrov dan penalti dieksekusi baik oleh Marin Petkov," kata Ronny Pangemanan via kanal YouTube pribadinya Bung Ropan.
Menurut pengamat yang akrab disapa Ropan, kegaharan Bulgaria saat melumat Kepulauan Solomon di laga sebelumnya sama sekali tak terlihat saat berduel melawan Timnas Indonesia.
"Hanya itu gol tercipta, tidak ada gol lain. Jadi keperkasaan dari Bulgaria saat mengalahkan Kepulauan Solomon dengan skor 10-2, tidak nampak ketika melawan Indonesia," tukas Ropan.
"Boleh berbeda peringkat. Bulgaria di peringkat 87, kita 121. Namun, di lapangan ternyata kita lebih mendominasi permainan."
"Apalagi di babak kedua, kita mengontrol permainan dan ini bagus. Sudah rapi, permainan kita impresif," tandas pengamat yang juga jurnalis senior.
Dua Skema Berbeda, Timnas Indonesia Mampu Tampil Apik

Timnas Indonesia layak diberi apresiasi. Soalnya, walau belum lama berkumpul dan dilatih pelatih anyar, akan tetapi Skuad Garuda bisa tampil solid.
"Jika tim seperti Bulgaria dipaksa untuk bertahan, mereka hanya melakukan counter attack sepanjang babak kedua. Permainan sudah oke," ujar Ropan.
"Mereka belum lama berkumpul di bawah kepelatihan John Herdman. Tetapi bagaimana filosofi John Herdman memainkan taktik, strategi, skema yang baik," lanjutnya.
Menghadapi Bulgaria yang unggul secara peringkat, tim pelatih melakukan perombakan di starting XI. Terlihat berbeda saat mengalahkan Saint Kitts and Nevis empat gol tanpa balas.
"Ya, kita bisa lihat, ada pergantian starter dibanding saat melawan Saint Kitts and Nevis. Emil Audero, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, dan Ragnar Oratmangoen. Nah, itu perbedaan starting XI saat menghadapi Saint Kitts and Nevis," tutur Ropan.
"Pergantian baru terjadi di babak kedua. Beckham Putra masuk, Dony Tri juga ikut masuk. Ivar Jenner juga. Kemudian Eliano Reijnders, juga Elkan Baggott," lanjutnya.
Masa Depan yang Lebih Baik

Lebih lanjut Ropan menegaskan apa yang sudah ditampilkan Jay Idzes cs. memberikan jaminan ke depannya pasti bakal lebih baik.
"Saya pikir oke ya. Setelah menyaksikan pertandingan, keberanian pemain-pemain kita memainkan bola satu-dua, passing yang baik. Tidak banyak kesalahan yang dibuat. Ini sudah bagus untuk ke depan," tukas Ropan.
"Jadi sudah mencerminkan kita bisa memberikan tekanan terhadap Bulgaria yang secara peringkat ada di atas kita."
"Bahkan, di babak kedua kita punya dua kesempatan di mana hampir berbuah gol. Bulgaria terbantu mistar gawang. Kalau itu masuk, skor bisa berbalik kita menang 2-1," tutup Ropan.
Disadur dari Bola.com (Choki Sihotang, Benediktus Gerendo Pradigdo) 31 Maret 2026
Jangan Lewatkan!
- John Herdman Mulai Revolusi Timnas Indonesia, Tak Sekadar Lanjutkan Era STY dan Kluivert
- John Herdman Terpukau Performa Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, dan Beckham Putra di FIFA Series 2026
- Evaluasi Dua Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Awal Menjanjikan di Bawah John Herdman
- Calvin Verdonk Puji Dony Tri Pamungkas: Layak Segera Tembus Liga Eropa
- Media Vietnam Soroti Satu Kesalahan Krusial yang Gagalkan Timnas Indonesia Juara FIFA Series 2026, Apa Itu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR