
Bola.net - Pratama Arhan bukan lagi pemain inti di Timnas Indonesia. Namun, dia tetap jadi bagian penting dari skema Shin Tae-yong dalam kapasitasnya sebagai pemain pengganti.
Nama Pratama Arhan selalu masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong. Meskipun menit bermainnya pada level klub kurang, dia tetap dapat panggilan dari sang pelatih untuk membela Indonesia.
Bahkan, ketika Indonesia sudah punya Calvin Verdonk dan Shayne Pattynama, pemain berusia 22 tahun itu tetap dapat panggilan. Bukan hanya sekadar dipanggil, Pratama Arhan juga selalu masuk dalam daftar susunan pemain.
Keputusan Shin Tae-yong terus mempercayai Pratama Arhan tentu menimbulkan pro dan kontra. Di tengah situasi itu, ada yang berubah dari peran Pratama Arhan di Timnas Indonesia. Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.
Peran Baru Pratama Arhan

Relasi Shin Tae-yong dengan Pratama Arhan sudah terjalin sejak lama. Saat Shin Tae-yong menyiapkan tim untuk Piala Dunia U-20, Pratama Arhan masuk di dalamnya. Shin Tae-yong pula yang memberi debut pada Arhan di Timnas Indonesia level senior.
Debut Arhan di Timnas Indonesia terjadi pada 2021 lalu. Sejak saat itu, eks pemain PSIS Semarang itu selalu jadi pilihan utama di sektor kiri pertahanan Indonesia.
Bahkan, ketika menit bermainnya pada level klub tidak cukup banyak, Arhan jadi pilihan utama Shin Tae-yong di Piala Asia 2023. Arhan selalu bermain penuh pada tiga laga Indonesia di fase grup Piala Asia 2023 lalu.
Piala Asia 2023 jadi titik balik bagi Arhan. Sebab, setelah itu, dia lebih sering duduk di bangku cadangan dan jadi pemain pengganti. Dari pemain inti, Arhan kini punya peran baru sebagai pemain pengganti di Timnas Indonesia.
Lebih dari Sekadar Pemain Pengganti

Pada 10 laga terakhir Timnas Indonesia, Pratama Arhan hanya sekali tidak masuk skuad. Dia absen ketika Indonesia tandang ke markas Vietnam pada Maret 2024. Saat itu, eks pemain Tokyo Verdi itu sakit dan tidak bisa terbang ke Vietnam.
Pratama Arhan bermain pada tujuh dari 10 laga terakhir Timnas Indonesia. Pratama Arhan selalu bermain sebagai pengganti pada tujuh laga tersebut.
Statistik Pratama Arhan pada 10 laga terakhir Timnas Indonesia (c) Transfermarkt
Nah, yang menarik adalah apa yang terjadi pada duel lawan China dan Arab Saudi. Saat berjumpa China, Arhan dimainkan sebagai bek kanan. Sedangkan, pada duel lawan Arab Saudi, Arhan dimainkan sebagai gelandang.
Selain lemparan ke dalam yang jadi senjata andalannya, Shin Tae-yong menemukan potensi baru Pratama Arhan yakni bisa memainkan banyak posisi.
Sumber data: Transfermarkt
Hasil dan Klasemen Grup C
Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (c) AFC
5 September 2024
- Jepang 7-0 China
- Australia 0-1 Bahrain
- Arab Saudi 1-1 Timnas Indonesia
10 September 2024
- China 1-2 Arab Saudi
- Timnas Indonesia 0-0 Australia
- Bahrain 0-5 Jepang
10 Oktober 2024
- Australia 3-1 China
- Bahrain 2-2 Timnas Indonesia
- Arab Saudi 0-2 Jepang
15 Oktober 2024
- Jepang 1-1 Australia
- China 2-1 Timnas Indonesia
- Arab Saudi 0-0 Bahrain
14 November 2024
- Australia 0-0 Arab Saudi
- Bahrain 0-1 China
15 November 2024
- Timnas Indonesia 0-4 Jepang
19 November 2024
- China 1-3 Jepang
- Timnas Indonesia 2-0 Arab Saudi
- Bahrain 2-2 Australia
20 Maret 2025
- Jepang vs Bahrain
- Australia vs Timnas Indonesia
- Arab Saudi vs China
25 Maret 2025
- Jepang vs Arab Saudi
- China vs Australia
- Timnas Indonesia vs Bahrain
5 Juni 2025
- Australia vs Jepang
- Bahrain vs Arab Saudi
- Timnas Indonesia vs China
10 Juni 2025
- Jepang vs Timnas Indonesia
- Arab Saudi vs Australia
- China vs Bahrain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Shayne Pattynama: Dulu Pernah Jadi Harapan, Kini Penghangat Bangku Cadangan
Tim Nasional 22 November 2024, 21:11
-
Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia Tembus 50 Besar Dunia dan 9 Asia pada 2045
Tim Nasional 22 November 2024, 17:56
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR