Dengan kemenangan ini, kata dia, membuka peluang bagi Irfan Bachdim dan kawan-kawan untuk lolos ke babak semifinal meski masih harus menghadapi Kurdistan di pertandingan kedua di babak penyisihan Grup B, Sabtu (19/5).
"Kurdistan berat. Fisik mereka lebih kuat. Tetapi kita bisa mengatasi sehingga mampu meraih kemenangan meski di timnas banyak pemain debutan," katanya melalui pesan layanan singkat.
Menurut dia, pemain debutan yang sangat terlihat adalah pencipta gol bagi Indonesia yaitu Hendra Bayau. Pemain berusia 19 tahun ini mampu bermain dengan cemerlang dan membuat timnas di bawah pimpinan Nil Maizar mulai bisa diandalkan.
Selain itu pemain yang bermain cemerlang adalah penjaga gawang Wahyu Tri Nugroho. Penjaga gawang klub Persiba Bantul ini mampu mematahkan semua serangan Mauritania termasuk mampu mematahkan tendangan penalti lawan sehingga gawang timnas tetap aman.
"Ini membuktikan jika instruksi dari pelatih berjalan dengan baik. Dua gol yang tercipta semuanya berasal dari serangan balik yang terkoordinir dengan baik," katanya menambahkan.
Anggota DPR RI itu menegaskan, kemenangan yang diraih atas Mauritania ini merupakan upaya kerja keras dan semangat pantang menyerah dari semua pemain dan jajaran pelatih. Mereka telah bermain disiplin meski terus ditekan oleh lawan.
Yang terpenting saat ini, kata dia, semua pemain harus secepatnya melakukan "recovery" agar bisa maksimal di pertandingan selanjutnya yaitu Kurdistan yang di pertandingan pertama mampu mengalahkan Mauritania dengan skor 3-1.
"Yang terpenting saat ini para pemain harus secepatnya mengatasi kelelahan hari ini. Iklim di Timur Tengah ini berat. Makanya doakan agar cepat 'recovery'," kata politisi Partai Demokrat itu.
Ditanya persiapan untuk menghadapi Kurdistan, Ramadhan Pohan belum bisa memberikan penjelasan dengan detail karena jajaran pelatih di bawah pimpinan Nil Maizar masih akan melakukan evaluasi terhadap pemain.
"Coach Nil itu piawai dalam taktik dan sentuhan. Kemungkinan akan terjadi perubahan formasi pada pertandingan kedua nanti. Kita lihat saja nanti," katanya menegaskan.
Meski menang di pertandingan pertama, Titus Bonai dan kawan-kawan masih banyak kekurangan terutama dalam hal pertahanan. Hanya saja untuk serangan balik, Timnas Garuda pantas untuk diapresiasi. (ant/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ramadhan: Tes Pertama Sukses Dilalui Timnas Indonesia
Tim Nasional 18 Mei 2012, 09:00
-
Review: Awal Manis Garuda di Palestina
Tim Nasional 17 Mei 2012, 23:30
-
Tim Nasional 17 Mei 2012, 23:20

-
Rasyid dan Dewa Tunda Bergabung Timnas U-23
Tim Nasional 17 Mei 2012, 19:00
-
Preview: Indonesia vs Mauritania, Menang Besar
Tim Nasional 17 Mei 2012, 18:30
LATEST UPDATE
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR