
Bola.net - Timnas Indonesia kembali gagal meraih kemenangan pada laga keduanya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G. Menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Timnas Garuda justru kalah dengan skor 0-3 oleh Tim Changsuek.
Sempat bermain apik pada babak pertama, Timnas Indonesia kehilangan fokus setelah gol pertama Thailand yang dicetak Supachok Sarachat pada menit ke-55. Semangat para pemain Timnas Indonesia semakin merosot setelah Andritany Ardhiyasa membuat pelanggaran yang tidak perlu di kotak penalti pada menit ke-65.
Timnas Indonesia semakin kalang kabut setelah itu. Permainan terpola yang ditunjukkan pada babak pertama seperti hilang tak berbekas, sedangkan Thailand konsisten bermain dengan cara yang sama dengan sebelumnya.
Akibatnya, keunggulan Thailand semakin lebar setelah Supachok mencetak gol keduanya pada menit ke-73 untuk mengubah skor menjadi 3-0 untuk tim tamu.
Terkait kekalahan itu, pengamat asal Jawa Timur, Fredy Mulli, yang menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia lawan Thailand lewat layar kaca memiliki rapor untuk setiap individu.
Karena penilaian itu berdasarkan subyektivitas pengamat, maka ada kemungkinan penilaian tersebut berbeda dengan pembaca. Berikut ini adalah rapor pemain Timnas Indonesia:
Rating Pemain Indonesia
Andritany Ardhiyasa
Kiper utama Timnas Indonesia ini tampil baik di babak pertama, meski tak bisa dibilang sempurna. Melakukan banyak penyelamatan gemilang, meski juga hampir membuat blunder saat keluar dari sarangnya tapi gagal menangkap bola.
Di babak kedua, penampilan Andritany menurun. Kesalahan fatal yang ia lakukan ketika melakukan kontak dengan Supachok yang mengakibatkan penalti dan gol kedua Thailand.
Nilai: 5
Ruben Sanadi
Bek Timnas asal Persebaya ini tampil bagus di sepanjang pertandingan. Pemain ini sangat disiplin menjaga setiap jengkal sisi lapangan yang menjadi tanggung jawabnya. Namun itu tak cukup, karena sepak bola permainan tim, bukan individu.
Nilai: 6
Hansamu Yama
Hansamu tampil relatif baik dan lugas di sepanjang laga. Sayangnya, di pertandingan ini dia kerap salah mengantisipasi datangnya bola atas saat terjadi situasi bola mati. Beruntung, beberapa kali sundulan pemain lawan gagal bersarang. Kesalahan fatal yang dia lakukan ketika melakukan pelanggaran tidak perlu di dekat kotak penalty pada menit-menit akhir babak pertama. Akibat kesalahannya, hampir saja terjadi gol. Untung bola masih mampu ditepis oleh Andritany.
Nilai: 6
Yanto Basna
Tandem Hansamu di posisi bek tengah ini tak tampil maksimal. Dua gol Supachok Sarachat berasal dari sektor yang ia jaga. Proses gol pertama Thailand terjadi karena Yanto terlambat menutup ruang tembak Supachok. Gol kedua Supachok juga terjadi karena kesalahannya. Dia tak berada di posisinya ketika Supachok menerima umpan tarik.
Nilai: 5
Justinus Pae
Lini Justinus menjadi sektor terlemah dari pertahanan Timnas. Berkali-kali sektor ini berhasil ditembus para pemain Thailand, sehingga sejumlah peluang Thailand lahir dari sisi yang dijaga Justinus. Tapi tak sepenuhnya buruk, karena memang Thailand memiliki kelebihan di sektor sayap kirinya.
Seharusnya, di sektor ini yang harus diperketat, terutama penjagaan terhadap pergerakan Supachok yang sangat liar.
Nilai: 5,5
Manahati Lestusen
Sebagai holding midfielder, kinerja Manahati cukup bagus. Thailand nyaris tak mampu menembusnya dari tengah lapangan. Didukung pemain lain, lini yang ditempati Manahati lebih kuat dibanding saat lawan Malaysia. Tapi sayang, kebocoran ada di sektor lain.
Nilai: 6
Evan Dimas Darmono
Gelandang flamboyan Timnas Indonesia ini sangat mobil. Namun itu tak cukup karena di saat lini tengah Timnas sudah baik, giliran lini belakang dan depan yang kurang maksimal. Meski tak sempurna, karena beberapa kali umpan yang dikirimkan Evan ke depan tidak efektif, dan tak akurat.
Nilai: 6
Stefano Lilipaly
Stefano tampil di bawah form terbaiknya. Beberapa kali dia gagal mengirim umpan matang pada Beto Goncalves ketika bermain sebagai penyerang sayap.
Khusus di babak kedua, ketika ia kembali bermain di posisi aslinya sebagai gelandang serang, Stefano gagal mendistribusikan dengan baik baik. Pergerakannya mudah dibaca oleh pemain belakang Thailand. Ini bukan mutlak salah Lilipaly, tapi juga pemain lain yang kurang dalam memberikan dukungan.
Nilai: 5,5
Irfan Bachdim
Irfan bermain buruk di laga ini. Sebagai jenderal lapangan tengah, dia gagal mendistribusikan bola dengan baik. Dia juga kerap kesulitan mengatur serangan. Irfan juga kerap terlambat masuk dari lini kedua.
Nilai: 5
Andik Vermansah
Andik bermain maksimal di laga ini. Dia bekerja keras sepanjang laga. Andik beberapa kali berhasil melakukan tusukan yang membuat pemain belakang Thailand bekerja keras untuk menghadangnya. Namun performanya menurun di pertengahan babak kedua dan harus ditarik keluar.
Nilai: 6
Beto Goncalves
Striker andalan Timnas ini sedang tidak dalam penampilan terbaiknya. Dua kali dia gagal memanfaatkan bola matang. Salah satunya ketika dia tinggal menyodok bola di mulut gawang.
Nilai: 5
Cadangan:
Osas Saha
Pemain yang satu ini tak mampu berbuat banyak sejak masuk ke lapangan. Osas tak mampu membahayakan gawang lawan. Tapi ini juga tak lepas dari minimnya suplay bola untuknya.
Nilai: 5
Ferdinand Sinaga
Ferdinand masuk di menit-menit akhir. Tak mudah bagi pemain PSM ini untuk menyesuaikan dengan situasi di lapangan hanya dalam waktu sesingkat itu.
Nilai: 5
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zaidan Nazarul/Editor Aditya Wicaksono
Published: 11 September 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Timnas Indonesia Disarankan Ikut Pendidikan Lemhanas
Tim Nasional 11 September 2019, 23:55
-
Masa Depan Simon McMenemy Akan Dievaluasi PSSI
Tim Nasional 11 September 2019, 16:15
-
Hadir Langsung, Iwan Bule Kecewa Timnas Indonesia Kalah Telak dari Thailand
Tim Nasional 11 September 2019, 12:49
-
Kalah di Dua Laga, PSSI akan Evaluasi Kinerja Simon McMenemy
Tim Nasional 11 September 2019, 08:35
-
Jalani Laga Debut Bersama Timnas Indonesia, Perasaan Osas Saha Campur Aduk
Tim Nasional 11 September 2019, 08:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR