
Bola.net - Kekalahan dalam fase uji coba di Hong Kong, kembali dialami tim nasional Indonesia U-23. Pada laga yang berlangsung keras di Po Kong Village Park, Kamis (14/11), skuat asuhan pelatih Rahmad Darmawan, justru takluk 0-1 dari Sun Pegasus.
Seperti dijanjikan Rahmad Darmawan, starting eleven Garuda Muda saat menghadapi Sun Pegasus dipercayakan kepada para pemain yang tidak tampil menghadapi Citizen AA.
Jika melihat pada posisi di klasemen Liga Hong Kong, kualitas Sun Pegasus memang di atas Citizen AA. Mereka menunjukkan hal tersebut di atas lapangan, dengan memberikan tekanan di awal pertandingan.
Pada menit ke-8, Andritany harus memungut bola dari sarangnya setelah sebuah tendangan penjuru dari pemain Pegasus, langsung meluncur mulus ke gawang Indonesia. Andritany terlihat salah mengantisipasi arah bola, karena mengira bola akan dihalau oleh Roni, namun justru tak terbendung masuk ke gawangnya.
Di babak kedua, Rahmad Darmawan banyak melakukan pergantian pemain. Alfin masuk menggantikan Fandry, Manahati-Syahrizal, Anri Ibo-Syaifudin, Diego Michiels-Roni, Bayu Gatra-Okto Maniani, Andik-Syakir, dan Yandi Sofyan-Aldair.
Masuknya beberapa pemain yang biasa menjadi pemain inti tersebut, membuat peta pertandingan sedikit berubah. Skuad Garuda Muda mampu lebih mendominasi permainan. Tercatat ada 4 peluang emas, melalui Bayu, Yandi dan Alfin, namun gagal menjadi gol.
"Secara hasil kita memang kalah, tapi ada perkembangan dalam permainan. Di babak pertama, penguasaan bola cukup berimbang. Di babak kedua, kita bahkan bisa mendominasi," pungkas RD- panggilan Rahmad Darmawan. (esa/dzi)
Seperti dijanjikan Rahmad Darmawan, starting eleven Garuda Muda saat menghadapi Sun Pegasus dipercayakan kepada para pemain yang tidak tampil menghadapi Citizen AA.
Jika melihat pada posisi di klasemen Liga Hong Kong, kualitas Sun Pegasus memang di atas Citizen AA. Mereka menunjukkan hal tersebut di atas lapangan, dengan memberikan tekanan di awal pertandingan.
Pada menit ke-8, Andritany harus memungut bola dari sarangnya setelah sebuah tendangan penjuru dari pemain Pegasus, langsung meluncur mulus ke gawang Indonesia. Andritany terlihat salah mengantisipasi arah bola, karena mengira bola akan dihalau oleh Roni, namun justru tak terbendung masuk ke gawangnya.
Di babak kedua, Rahmad Darmawan banyak melakukan pergantian pemain. Alfin masuk menggantikan Fandry, Manahati-Syahrizal, Anri Ibo-Syaifudin, Diego Michiels-Roni, Bayu Gatra-Okto Maniani, Andik-Syakir, dan Yandi Sofyan-Aldair.
Masuknya beberapa pemain yang biasa menjadi pemain inti tersebut, membuat peta pertandingan sedikit berubah. Skuad Garuda Muda mampu lebih mendominasi permainan. Tercatat ada 4 peluang emas, melalui Bayu, Yandi dan Alfin, namun gagal menjadi gol.
"Secara hasil kita memang kalah, tapi ada perkembangan dalam permainan. Di babak pertama, penguasaan bola cukup berimbang. Di babak kedua, kita bahkan bisa mendominasi," pungkas RD- panggilan Rahmad Darmawan. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RD Nilai Timnas Indonesia U-23 Alami Perkembangan
Tim Nasional 14 November 2013, 20:37
-
Tiga Lawan Timnas U-23 di Turnamen Segi Empat Sudah Final
Tim Nasional 14 November 2013, 19:50
-
Sun Pegasus Taklukkan Garuda Muda
Tim Nasional 14 November 2013, 16:56
-
Menpora Enggan Tanggapi 'Keluh Kesah' PSSI
Tim Nasional 14 November 2013, 15:47
-
Roy Suryo: Dana Bagi Timnas U-23 Sudah Siap
Tim Nasional 14 November 2013, 15:37
LATEST UPDATE
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR