
Indonesia berhasrat untuk meraih kemenangan di laga kali ini, pasalnya hanya kemenangan yang bisa memperbaiki peringkat Garuda di rangking FIFA.
Namun hal itu seperti sedikit membebani, apalagi kedua tim juga tampil dengan yang sedang-sedang saja. Alhasil tak banyak peluang emas yang tercipta di babak pertama ini.
Indonesia memiliki dua peluang emas yang seharusnya mampu menjadi gol, yang pertama ketika sapuan pemain Vietnam membentur tiang gawang. Kemudian sontekan Vendry Mofu yang masih melenceng ketika memanfaatkan bola rebound.
Sementara Vietnam yang lebih banyak bertahan memiliki satu peluang emas melalui tendangan bebas, Nguyen Vu Phong, beruntung bola masih tipis di sisi kanan gawang Endra Prasetya.
Hingga turun minum, tak ada gol yang berhasil tercipta, kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol di babak pertama ini.
Di babak kedua ini Indonesia langsung menggebrak, serangan langsung ditujukan ke jantung pertahanan Vietnam. Tusukan-tusukan pemain lincah Indonesia membuat lini belakang Vietnam kerepotan. Namun, finishing touch yang buruk membuat peluang emas menjadi terbuang.
Peluang terbaik Indonesia tercipta melalui tendangan keras kaki kiri Irfan Bachdim yang masih melayang di atas mistar gawang di menit ke-52. Sepuluh menit kemudian sontekan Pham Than Luong kembali tipis di sisi kanan gawang Endra.
Terus saja Indonesia buang buang peluang akibat finishing yang buruk. Dari segi permainan Indonesia sebenarnya lebih unggul, permainan satu dua sentuhan serta penguasaan bola Indonesia lebih baik dari Vietnam. Namun, ketika memasuki kotak penalti, peluang emas banyak yang terbuang.
Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit, kedua tim tak mampu mencetak gol, Vietnam berhasil menahan imbang Indonesia dengan skor 0-0. Hasil yang kurang baik bagi Indonesia yang tengah berjuang memperbaiki peringkat.
Indonesia:
Endra Prasetya, Wahyu Wiji, Hamdi Ramdhan, Vendri Mofu (Jajang Palimana), Okto Maniani (Nur Iskandar), Hengky Ardiles, Novan Setya, Samsul Arief (Titus Bonai), Irfan Bachdim, Taufiq, Ellie Aiboy (Hendra Bayauw)
Vietnam:
Nguyen Thuan, Cao Sy, Nguyen Vu Phong, Nguyen Minh Duc (Nguyen Gia), Li Tan Tai, Dao Van Phong, Nguyen Viet Thang (Nguyen Quang), Pham Thanh Luong, Pham Nguyen Sa, Truong Dinh Luat, Nguyen Van Bien (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Greg dan Wanggai Genapi Striker Timnas KPSI
Tim Nasional 15 September 2012, 21:35
-
Vietnam: Dualisme Pengaruhi Timnas Indonesia
Tim Nasional 15 September 2012, 20:15
-
Vietnam Akui Indonesia Sulit Dikalahkan
Tim Nasional 15 September 2012, 19:15
-
Tertahan Vietnam, Nil Segera Lakukan Evaluasi Passing
Tim Nasional 15 September 2012, 18:45
-
Review: Finishing Buruk, Indonesia-Vietnam Imbang
Tim Nasional 15 September 2012, 17:32
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Coventry City: The Gunners Langsung Tancap Gas di Pekan Pembuka
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:07
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:00
-
Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:26
-
Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:05
-
Bursa Transfer Sedikit Lagi Tutup, Wayne Rooney Minta MU Angkut Pemain Arsenal Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 21:00
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
Manchester United Diprediksi Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Hull City
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR