
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 gagal mengulang hasil gemilang saat kembali bertemu Yaman U-19. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Minggu (25/5) malam, Garuda Jaya hanya mampu bermain imbang 1-1.
Menurunkan skuat yang berbeda dibandingkan pertemuan pertama, pelatih Indra Sjafri tampaknya ingin memberikan jam terbang kepada seluruh anak asuhnya. Terbukti, semua pemain yang turun pada laga ini merupakan pemain yang tak bermain di pertemuan pertama melawan Yaman.
Perubahan besar-besaran yang terjadi pada komposisi pemain Indonesia ini tak memberikan pengaruh besar bagi permainan Indonesia di awal-awal babak pertama. Hendra Sandi dkk terbukti tetap mampu menguasai permainan dengan mengandalkan bola-bola pendek dari kaki ke kaki.
Sementara itu, Yaman yang tampaknya bertekad membalas kekalahan 0-3 di pertemuan pertama juga mencoba mengimbangi permainan Garuda Jaya lewat strategi counter attack. Meskipun kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang, namun hingga babak pertama usai skor tetap imbang tanpa gol.
Pada paruh kedua, Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-57, pemain belakang Yaman melakukan handball di dalam kotak penalti. Tanpa cela, Hendra Sandi yang maju sebagai eksekutor mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Namun keunggulan tersebut harus sirna setelah Miftahul Hamdi melakukan pelanggaran kepada pemain Yaman di kotak terlarang. Osamah Anbar yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. SKor pun berubah menjadi 1-1.
Di sisa pertandingan, kedua tim terus mencoba untuk mencari gol tambahan. Namun hingga pertandingan usai, tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga skor 1-1 tetap bertahan. (bola/dzi)
Menurunkan skuat yang berbeda dibandingkan pertemuan pertama, pelatih Indra Sjafri tampaknya ingin memberikan jam terbang kepada seluruh anak asuhnya. Terbukti, semua pemain yang turun pada laga ini merupakan pemain yang tak bermain di pertemuan pertama melawan Yaman.
Perubahan besar-besaran yang terjadi pada komposisi pemain Indonesia ini tak memberikan pengaruh besar bagi permainan Indonesia di awal-awal babak pertama. Hendra Sandi dkk terbukti tetap mampu menguasai permainan dengan mengandalkan bola-bola pendek dari kaki ke kaki.
Sementara itu, Yaman yang tampaknya bertekad membalas kekalahan 0-3 di pertemuan pertama juga mencoba mengimbangi permainan Garuda Jaya lewat strategi counter attack. Meskipun kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang, namun hingga babak pertama usai skor tetap imbang tanpa gol.
Pada paruh kedua, Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-57, pemain belakang Yaman melakukan handball di dalam kotak penalti. Tanpa cela, Hendra Sandi yang maju sebagai eksekutor mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Namun keunggulan tersebut harus sirna setelah Miftahul Hamdi melakukan pelanggaran kepada pemain Yaman di kotak terlarang. Osamah Anbar yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. SKor pun berubah menjadi 1-1.
Di sisa pertandingan, kedua tim terus mencoba untuk mencari gol tambahan. Namun hingga pertandingan usai, tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga skor 1-1 tetap bertahan. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Yaman Mampu Imbangi Timnas U-19
Tim Nasional 25 Mei 2014, 21:23
-
Kembali Hadapi Yaman, Indra Sjafri Ingin Timnas U-19 Lebih Tenang
Tim Nasional 25 Mei 2014, 17:01
-
Tim Utama Yaman Akan Turun di Pertandingan Kedua
Tim Nasional 24 Mei 2014, 12:52
-
Sore Nanti, Timnas U-19 Langsung Geber Latihan
Tim Nasional 24 Mei 2014, 12:43
-
Garuda Jaya Menang, Ini Komentar La Nyalla Mattalitti
Tim Nasional 23 Mei 2014, 23:22
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR