
Bola.net - Timnas Indonesia U-17 hanya mencatat 12 persen penguasaan bola pada laga melawan Australia. Salah satu alasannya catatan tersebut adalah keputusan Garuda Muda untuk bermain menunggu, terutama pada babak kedua.
Indonesia berjumpa Australia pada matchday ketiga Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 di Stadion Abdullah Alkhalifa. Pada laga Minggu (27/10) malam WIB itu, pasukan Nova Arianto bermain dengan skor imbang 0-0.
Laga ini dapat sorotan secara luas dari fans Indonesia. Sebab, pada babak kedua, kedua tim cenderung bermain aman. Kubu Indonesia bertahan di wilayah sendiri dan Australia tidak menyerang dengan serius.
Bahkan, pada beberapa bagian babak kedua, pemain Australia memainkan bola diantara mereka. Tanpa ada pressing dan upaya merebut bola dari Indonesia. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Penguasaan Bola Hanya 12 Persen!

Seperti yang digambarkan di atas, laga Indonesia dan Australia berjalan sangat unik. Catatan statistik juga menunjukkan betapa unik jalannya laga di Stadion Abdullah Alkhalifa tersebut.
Penguasaan bola Indonesia hanya 12 persen pada laga tersebut. Angka yang sangat minim. Sedangkan, Australia punya penguasaan bola hingga 88 persen. Akurasi umpan Australia jmencapai 96 persen (968 umpan sukses dari 1005 percobaan)!
Kurang sepakt sih sama pilihan kedua pelatih yang memilih cara aman kyk tadi🤦🏻♂️
— Lapangbola.com (@lapangbolastats) October 27, 2024
Apa kata kata yang pas buat match tadi? pic.twitter.com/qSmNifGEXk
Meskipun sangat dominan, Australia hanya mampu melepas tiga shots on target dari 11 upaya yang dibuat. Artinya, penguasaan bola Australia mayoritas terjadi di wilayah sendiri.
"Kita coba melakukan defend di area kita sendiri dan disaat kita bisa rebut bola kita counter attack Tapi kita bisa melihat Australia pun sama disaat dia punya bola dia tidak mau untuk menyerang kita," kata pelatih Nova Arianto usai laga.
Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U-17 2024

Hasil imbang merupakan skenario ideal bagi kubu Indonesia dan Australia. Sebab, hasil ini membawa kedua negara lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025 yang dimainkan di Arab Saudi.
Australia lolos dengan status juara Grup G, meraih tujuh poin dan unggul selisih gol dari Indonesia. Sementara, Indonesia lolos sebagai satu dari lima runner-up terbaik.
"Yang pasti saya apresiasi kepada semua komponen di tim, dari pemain, dari staf, tim pelatih semuanya. Ini yang kita tunggu karena kita bisa melihat tim senior kita bisa lolos ke Piala Asia, Timnas U-20 juga lolos ke Piala Asia, dan itu semua menjadi motivasi kami," ucap Nova Arianto.
Hasil dan Klasemen Grup G
Klasemen Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 (c) AFC
23 Oktober 2024
- Timnas Indonesia U-17 1-0 Kuwait
- Australia 19-0 Kepulauan Mariana Utara
25 Oktober 2024
- Kepulauan Mariana Utara 0-10 Timnas Indonesia U-17
- Kuwait 1-3 Australia
27 Oktober 2024
- Australia 0-0 Timnas Indonesia U-17
- Kuwait 9-0 Kepulauan Mariana Utara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Timnas Indonesia U-17 Saat Lawan Australia: Penguasaan Bola 12 Persen!
Tim Nasional 28 Oktober 2024, 09:34
-
Nova Arianto Malu dengan Pertandingan Timnas Indonesia U-17 Lawan Australia
Tim Nasional 28 Oktober 2024, 07:07
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR