
Bola.net - Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji, memberi jaminan soal adaptasi Mauro Zijlstra. Proses kekompakan tim terus dimatangkan jelang SEA Games 2025.
Zijlstra merupakan salah satu pemain diaspora yang dipanggil Indra Sjafri. Ia disiapkan untuk menjadi andalan di lini depan Garuda Muda.
Striker berusia 20 tahun itu dinilai memiliki karakter yang positif. Sumardji bahkan mengaku sudah mengenalnya sebelum sang pemain disumpah.
Penilaian ini didasarkan pada interaksi langsung dan pengamatan di lapangan. Zijlstra disebut tidak punya masalah berarti untuk berbaur dengan tim.
Pribadi yang Sangat Baik

Sumardji memberikan pujian khusus terhadap kepribadian Zijlstra. Ia menilai sang striker memiliki karakter yang sangat positif.
Manajer timnas itu mengaku sudah lama berkomunikasi dengannya. Hubungan ini terjalin bahkan sebelum proses naturalisasi Zijlstra selesai.
"Mauro ini mempunyai pribadi yang sangat baik," ujar Sumardji kepada wartawan.
"Saya tahu proses awal Mauro karena dari awal sering chat-an sama saya, bahkan sebelum dia disumpah," katanya menambahkan.
Adaptasi Cepat di Tim
Semangat tinggi ditunjukkan Zijlstra sejak bergabung. Ia disebut tidak butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri.
Meski baru beberapa kali bergabung, ia langsung membaur dengan rekan-rekannya. Ini berlaku baik di tim senior maupun U-22.
"Di senior baru berapa kali gabung, tapi cepat sekali membaur dengan temen-temennya," ucap Sumardji.
"Artinya anak ini memang layak untuk bersama-sama dengan temannya," lanjutnya.
Motivasi Kuat Beri Prestasi
Sumardji juga melihat ada motivasi besar dari dalam diri Zijlstra. Ia tidak hanya sekadar bergabung dengan tim.
Sang pemain dinilai punya tekad kuat. Ia ingin memberikan kontribusi nyata dan prestasi bagi Garuda Muda.
"Saya melihat memang punya keinginan yang kuat," tutur Sumardji.
"Ingin membela bangsa ini dan ingin mempersembahkan prestasi," lanjutnya.
Jaminan Chemistry, Tidak Minder
Manajemen pun menjamin tidak ada masalah chemistry. Zijlstra disebut sama sekali tidak merasa minder.
Ia justru bisa dengan cepat akrab dengan semua pemain. Ini berlaku untuk pemain diaspora lain maupun pemain lokal.
"Jadi jangan khawatir kalau soal Mauro, soal chemistry," tuturnya.
"Karena kemarin di senior saja tidak ada rasa-rasa dia merasa minder dan sebagainya. Bahkan dia dengan cepat bisa akrab dengan temen-temen yang lain, baik itu yang diaspora maupun yang tidak," imbuh Sumardji.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR