
Bola.net - Mantan pemain belakang Timnas Indonesia era 1970-an, Sutan Harhara, mengatakan jika upaya klub dalam menghalangi pemain memperkuat Timnas adalah kebijakan yang harus dihentikan.
Sebab, dampaknya dapat membunuh karir pemain tersebut. Dikatakannya juga, semua pihak harus berbesar hati untuk lebih melihat posisi psikologis pemain yang susah payah meniti karir.
"Sebagai mantan pemain nasional, saya prihatin. Saya mengerti betul bagaimana susahnya meniti karir dari bawah untuk bersaing mendapatkan tempat di Timnas. Tidak semua pemain bisa menjadi pemain nasional," ujarnya.
Sutan yang kini menangani tim PON Riau 2012 mengingatkan, agar semua stakeholder sepakbola Indonesia bisa berbesar hati memperhatikan kepentingan pemain.
Larangan yang memaksa agar para pemain tidak memperkuat Timnas, merupakan tindakan yang kontra produktif. Apalagi, hal tersebut sangat bertentangan dengan peraturan FIFA.
"Sebagai mantan pemain, saya merindukan terbentuknya Timnas Indonesia yang betul-betul tangguh. Sehingga, semua pemain terbaik Indonesia harus diberi kesempatan membela negaranya," pungkas mantan pemain yang dijuluki Pangeran tersebut.
Sutan berharap, dengan pemain dan pelatih yang berkualitas, Timnas Indonesia akan mampu berjaya di Piala AFF 2012. Sebagai pelatih, Sutan juga menegaskan jika sikapnya selama ini melakukan kritik, bukan berarti tidak menghormati kerja keras PSSI.
"Saya selalu berusaha memberikan masukan yang sifatnya membangun. Karena saya adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola Indonesia," tutupnya. (esa/dzi)
Sebab, dampaknya dapat membunuh karir pemain tersebut. Dikatakannya juga, semua pihak harus berbesar hati untuk lebih melihat posisi psikologis pemain yang susah payah meniti karir.
"Sebagai mantan pemain nasional, saya prihatin. Saya mengerti betul bagaimana susahnya meniti karir dari bawah untuk bersaing mendapatkan tempat di Timnas. Tidak semua pemain bisa menjadi pemain nasional," ujarnya.
Sutan yang kini menangani tim PON Riau 2012 mengingatkan, agar semua stakeholder sepakbola Indonesia bisa berbesar hati memperhatikan kepentingan pemain.
Larangan yang memaksa agar para pemain tidak memperkuat Timnas, merupakan tindakan yang kontra produktif. Apalagi, hal tersebut sangat bertentangan dengan peraturan FIFA.
"Sebagai mantan pemain, saya merindukan terbentuknya Timnas Indonesia yang betul-betul tangguh. Sehingga, semua pemain terbaik Indonesia harus diberi kesempatan membela negaranya," pungkas mantan pemain yang dijuluki Pangeran tersebut.
Sutan berharap, dengan pemain dan pelatih yang berkualitas, Timnas Indonesia akan mampu berjaya di Piala AFF 2012. Sebagai pelatih, Sutan juga menegaskan jika sikapnya selama ini melakukan kritik, bukan berarti tidak menghormati kerja keras PSSI.
"Saya selalu berusaha memberikan masukan yang sifatnya membangun. Karena saya adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola Indonesia," tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sutan Harhara: Jangan Halangi Pemain Membela Timnas
Tim Nasional 31 Agustus 2012, 21:35
-
Nil Maizar Kantongi Kekuatan Korea Utara
Tim Nasional 30 Agustus 2012, 19:00
-
Belum Ada Panggilan Resmi, Rasyid Bakri Fokus Timnas U-22
Tim Nasional 30 Agustus 2012, 15:20
-
Timnas U-17 Jalani Persiapan Hadapi Arab Saudi
Bola Indonesia 30 Agustus 2012, 12:40
-
Timnas Senior Butuh Elie Aiboy Sebagai Leader
Tim Nasional 29 Agustus 2012, 20:15
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR