
Bola.net - Pelatih Jacksen F Tiago menegaskan tugas utamanya melawan Arsenal, Minggu (14/7) tak lebih dari jamuan terhadap klub asal London Utara tersebut. Big Man, sapaan akrab Jacksen menyadari tugas utamanya ialah membangun Timnas Indonesia yang kuat.
Dikatakan Jacksen, sebagai pelatih anyar tim Garuda dirinya mendapat ujian berat. “Beberapa hari lalu saya pernah katakan nasib sebagai pelatih Timnas paling sadis. Setelah melawan Belanda tim yang dilawan terus naik secara kelas. Lawan-lawan yang dihadapi bukan level kita,” kata Jacksen.
Jacksen lebih lanjut menuturkan, menghadapi lawan yang kelasnya jauh di atas rata-rata pemainnya membuat motivasi sulit terbangun. “Kesebelasan Arsenal saja mengawali tur pramusimnya di Indonesia, yang berarti membantu menumbuhkan kepercayaan diri pemain. Sehingga masih kontras dengan program saya. Tetapi itulah nasib saya,” ujarnya.
Namun, tak ada pilihan lagi bagi mantan pemain Petrokimia Gresik ini. Sudah waktunya ia membangun kembali Timnas sambil berharap pada momen kedatangan Arsenal dan klub-klub Eropa lainnya.
“Ini momen yang sangat baik untuk membangun fondasi. Jelas, saya akan memberi perhatian khusus pada sektor pertahanan. Ini dimaksudkan untuk membangun kekuatan tim menghadapi China,” papar Jacksen.
Laga melawan China sendiri cukup penting bagi Indonesia untuk memberikan harapan berkiprah di Piala Asia 2015 mendatang. Saat ini, Indonesia duduk di posisi buncit karena kalah di dua laga. China berada di urutan kedua dengan tiga poin dari dua pertandingan. Indonesia akan menghadapi China dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015 di Jakarta, 15 Oktober 2013.
“Saya ingin pertahanan yang lebih kokoh setelah melawan Belanda. Juga tukar passing dan prinsip menekan ke gawang lawan. Itu yang saya harapkan besok. Kita harus lebih intens berikan perlawanan ke pertahanan lawan,” pungkasnya. [initial]
Boaz Siap Pimpin Indonesia Lawan Arsenal
Dikatakan Jacksen, sebagai pelatih anyar tim Garuda dirinya mendapat ujian berat. “Beberapa hari lalu saya pernah katakan nasib sebagai pelatih Timnas paling sadis. Setelah melawan Belanda tim yang dilawan terus naik secara kelas. Lawan-lawan yang dihadapi bukan level kita,” kata Jacksen.
Jacksen lebih lanjut menuturkan, menghadapi lawan yang kelasnya jauh di atas rata-rata pemainnya membuat motivasi sulit terbangun. “Kesebelasan Arsenal saja mengawali tur pramusimnya di Indonesia, yang berarti membantu menumbuhkan kepercayaan diri pemain. Sehingga masih kontras dengan program saya. Tetapi itulah nasib saya,” ujarnya.
Namun, tak ada pilihan lagi bagi mantan pemain Petrokimia Gresik ini. Sudah waktunya ia membangun kembali Timnas sambil berharap pada momen kedatangan Arsenal dan klub-klub Eropa lainnya.
“Ini momen yang sangat baik untuk membangun fondasi. Jelas, saya akan memberi perhatian khusus pada sektor pertahanan. Ini dimaksudkan untuk membangun kekuatan tim menghadapi China,” papar Jacksen.
Laga melawan China sendiri cukup penting bagi Indonesia untuk memberikan harapan berkiprah di Piala Asia 2015 mendatang. Saat ini, Indonesia duduk di posisi buncit karena kalah di dua laga. China berada di urutan kedua dengan tiga poin dari dua pertandingan. Indonesia akan menghadapi China dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015 di Jakarta, 15 Oktober 2013.
“Saya ingin pertahanan yang lebih kokoh setelah melawan Belanda. Juga tukar passing dan prinsip menekan ke gawang lawan. Itu yang saya harapkan besok. Kita harus lebih intens berikan perlawanan ke pertahanan lawan,” pungkasnya. [initial]
Boaz Siap Pimpin Indonesia Lawan Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah Telak Dari Arsenal, Jacksen Sampaikan Permintaan Maaf
Tim Nasional 14 Juli 2013, 23:53
-
Pemain Muda Arsenal Diyakini Lebih Siap Hadapi Kompetisi
Tim Nasional 14 Juli 2013, 23:39
-
Giroud: Kami Lebih Disiplin di Babak Kedua
Bola Indonesia 14 Juli 2013, 22:59
-
Review: Pesta Gol Arsenal di Gelora Bung Karno
Tim Nasional 14 Juli 2013, 22:46
-
HT Review: Walcott Bawa Arsenal Unggul di Babak Pertama
Tim Nasional 14 Juli 2013, 21:34
LATEST UPDATE
-
Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
Tim Nasional 18 Agustus 2026, 21:59
-
Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 21:29
-
Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 19:45
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
-
Lupakan Lewis Hall, MU Fokus Datangkan Bek Kiri Ini
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 19:15
-
Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:00
-
Manchester United Beli Gelandang Baru? Bisa Iya, Bisa Tidak!
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:45
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR