Teknik Khusus Sepak Sudut Thom Haye Terungkap! Jurus yang Jadi Senjata Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja

Bola.net - Timnas Indonesia memulai langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026) malam WIB, Skuad Garuda membungkam Kamboja dengan skor telak 5-1.
Mitchell Baker menjadi sorotan usai mencetak hattrick pada laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Namun, di balik pesta gol tersebut, Thom Haye memainkan peran yang tidak kalah penting lewat tiga assist yang ia ciptakan.
Gelandang Persib Bandung itu menjadi otak dari sejumlah peluang berbahaya Indonesia. Umpan-umpannya, baik dari situasi bola mati maupun permainan terbuka, berkali-kali membuat pertahanan Kamboja kehilangan antisipasi.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah cara Thom Haye mengambil sepak pojok. Kebiasaan unik yang ia lakukan sebelum mengeksekusi corner ternyata menjadi salah satu senjata efektif Indonesia pada pertandingan tersebut.
Tiga Assist Thom Haye Warnai Kemenangan Garuda

Thom Haye tampil sebagai motor kreativitas Timnas Indonesia sepanjang pertandingan. Gelandang berusia 31 tahun itu mencatat hattrick assist yang menjadi fondasi kemenangan besar Garuda.
Assist pertamanya lahir dari tendangan bebas yang disambut Mitchell Baker menjadi gol. Umpan akurat Haye mengarah tepat ke area berbahaya dan gagal diantisipasi barisan pertahanan Kamboja.
Kontribusi berikutnya datang melalui sepak pojok. Bola kiriman Haye berhasil dimanfaatkan Sandy Walsh untuk mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memperbesar keunggulan Indonesia.
Assist ketiga kembali memperlihatkan kualitas visi bermain Haye. Kali ini, umpan silang dari permainan terbuka berhasil diselesaikan Mitchell Baker untuk melengkapi hattrick sekaligus memastikan kemenangan 5-1 bagi Timnas Indonesia.
Teknik Sepak Pojok yang Jadi Pembeda

Selain visi bermainnya, Thom Haye juga memiliki kebiasaan unik saat mengeksekusi sepak pojok. Detail kecil tersebut ternyata memberi keuntungan dalam menghasilkan umpan yang lebih berbahaya.
Ketika mengambil tendangan penjuru dari sisi kanan, Haye menempatkan bola di bagian dalam garis yang sejajar dengan sisi lebar lapangan. Posisi itu berbeda dengan kebiasaan mayoritas pemain yang biasanya meletakkan bola lebih dekat ke bagian luar garis lengkung sepak pojok.
Penempatan bola tersebut membuat sudut tendangan Haye menjadi berbeda. Bola yang dilepaskannya memiliki lintasan yang lebih ideal untuk mengarah ke area berbahaya di depan gawang lawan, sehingga lebih sulit diprediksi oleh pemain bertahan maupun kiper.
Kualitas teknik itu kembali terlihat saat menghadapi Kamboja. Servis bola mati Thom Haye berulang kali menciptakan ancaman, bahkan salah satunya berbuah gol Sandy Walsh, sekaligus mempertegas bahwa kecerdasan dalam detail kecil dapat menjadi pembeda besar dalam sebuah pertandingan.
Disadur dari: Liputan6/Harley Ikhsan
Baca Ini Juga
- Statistik Timnas Indonesia vs Kamboja: Menang 5-1, Skuad Garuda Superior di Semua Lini pada Laga Perdana Piala AFF 2026
- Klasemen Grup A Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Menang 5-1 Atas Kamboja: Skuad Garuda Peringkat Berapa?
- Hasil Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Hattrick, Timnas Indonesia Pesta Gol ke Gawang Kamboja
- Piala AFF 2026: John Herdman Sudah Kantongi Permainan Kamboja, Sebut Bakal Jadi Laga yang Sulit
- Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Waspadai Betul Ancaman Kamboja, Haram Sepelekan Lawan!
- Piala AFF 2026: John Herdman Pastikan Timnas Indonesia Siap 100% hadapi Kamboja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
Liga Italia 27 Juli 2026, 23:28
-
AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
Liga Italia 27 Juli 2026, 22:25
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
Bola Indonesia 27 Juli 2026, 20:25
-
Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
Bola Indonesia 27 Juli 2026, 20:21

















KOMENTAR