
Bola.net - Timnas Indonesia menjadi tim dengan jumlah pelanggaran dan kartu kuning paling banyak di Piala AFF 2020. Lalu, apakah ini bagian dari instruksi dari pelatih Shin Tae-yong?
Kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 cukup impresif. Diprediksi bakal sulit lolos dari fase grup, Skuad Garuda justru mampu melaju ke babak semifinal dengan status juara Grup B.
Di balik cerita sukses itu, Indonesia dianggap bermain dengan cara yang kasar. Opini tersebut pertama kali muncul dari beberapa media Vietnam usai duel di fase grup yang berakhir dengan skor 0-0.
Raja Kartu Kuning dan Pelanggaran

Berdasarkan catatan statistik, Timnas Indonesia menjadi tim dengan perolehan kartu kuning paling banyak. Termasuk pada duel melawan Singapura, Skuad Garuda sudah mendapatkan sembilan kartu kuning.
Ramai Rumakiek menjadi pemain yang paling banyak mendapat kartu kuning, dua kali.
Pada duel melawan Singapura, ada satu momen ketika Pratama Arhan berduel dengan Song Ui-yong pada menit ke-35. Kaki Arhan nyaris mengenai kepala lawan. Beruntung dia hanya mendapat kartu kuning.
Dikutip dari Lapangbola, Indonesia menjadi tim dengan pelanggaran paling banyak di Piala AFF. Evan Dimas dan kolega melakukan 71 pelanggaran dari lima laga. Sebagai perbandingan, Singapura melakukan 60 pelanggaran dari laga yang sama.
Bagian dari Strategi Shin Tae-yong?

Timnas Indonesia bermain sangat ngotot pada era Shin Tae-yong. Para pemain berjuang sangat keras dalam setiap perebutan bola. Lantas, apakah gaya bermain agresif yang berujung pada pelanggaran adalah instruksi Shin Tae-yong?
"Itu tidak berarti para pemain kami setiap bermain ingin menyakiti siapa pun di lapangan. Itu bukan cara saya mendidik atau melatih pemain kami. Kami menghormati semua pemain di lapangan," ucap Shin Tae-yong.
"Memiliki pendekatan fisik adalah sesuatu yang perlu kami lakukan, jadi saya tidak punya masalah dengan itu sama sekali," tegas pelatih asal Korea Selatan dikutip dari ESPN.
Asia Tenggara Kurang Agresif

Shin Tae-yong sama sekali tidak risau dengan anggapan bahwa pemain Timnas Indonesia bermain kasar di Piala AFF 2020. Dia melihat semua yang terjadi masih dalam tahapan wajar. Tidak ada aksi yang berlebihan.
Selain itu, Shin Tae-yong memang punya kesan bahwa sepak bola di Asia Tenggara kurang agresif. Hal ini mungkin yang membuat permainan Timnas Indonesia mendapat banyak perhatian.
"Saya tidak berpikir kami agresif dalam permainan kami. Faktanya, salah satu hal yang saya pelajari tentang sepak bola Asia Tenggara ketika saya pertama kali menangani Indonesia adalah para pemainnya tidak cukup agresif," ucapnya.
Jadwal Leg Kedua Semifinal Piala AFF
Sabtu, 25 Desember 2021
Timnas Indonesia vs Singapura
National Stadium, Kallang
Kick-off: pukul 19.30 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: Vidio
Link live streaming: https://m.vidio.com/categories/215-aff-suzuki-cup
Sumber: ESPN
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Ditahan Timnas Indonesia 1-1, Pelatih Singapura: Tidak Terlalu Buruk
- Piala AFF 2020: Rapor Pemain Pengganti Timnas Indonesia Lawan Singapura, Semua Kurang Maksimal
- Piala AFF 2020: Performa Penyerang Timnas Indonesia Kontra Singapura Masih Kurang Oke
- Piala AFF 2020: Ulasan Kinerja Bek Timnas Indonesia vs Singapura, Solid Meski Ada Kebobolan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timpangnya Performa No. 9 Indonesia Vs Singapura di Piala AFF 2020
Tim Nasional 23 Desember 2021, 18:53
-
Witan Sulaeman dan Para Pemain Terbaik Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020
Tim Nasional 23 Desember 2021, 18:12
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR