
Bola.net - Tim pelatih Timnas U-14 Indonesia mensyukuri torehan manis yang diraih skuad Garuda Muda di ajang Youth Football Festival U-14 J-Green Sakai, Osaka, Jepang.
Skuad asuhan Zainal Abidin ini bertengger di posisi kedua di bawah tuan rumah Jepang, torehan tersebut cukup bagus karena Indonesia tak pernah kalah dari lima laga.
Tak hanya itu, tuan rumah jepang juga dibuat kewalahan dan harus puas dengan skor imbang.
Tak hanya itu, seperti yang disampaikan Asisten Pelatih, Ricky Nelson kepada Bola.net, pengalaman pertandingan internasional menjadi pengalaman sangat berharga bagi para pemain muda ini.
"Acara ini bagus untuk anak-anak mental kuat dan kita belajar banyak dari Jepang," ujar Ricky.
"Yang terpenting kita tidak pernah kalah selama di Jepang," tambahnya.
Sementara itu, menanggapi laga terakhir menghadapi Malaysia, Ricky menyebut beberapa kesalahan yang harus dibenahi. Yakni ketika pemain lawan memainkan direct long pass dan juga komunikasi yang sedikit buruk.
"Pemain belakang salah komunikasi dengan kiper sehingga bola masuk ke dalam gawang sendiri," ujar Ricky menanggapi gol Malaysia.
Ditambahkannya, permainan sendiri berjalan cukup keras, meski hujan deras sempat turun dan bermain pada suhu yang mencapai 15°C.
Meski begitu, Ricky memuji para pemain Timnas U-14 yang dinilainya telah memainkan sepakbola dengan benar, berbeda dengan Malaysia.
"Secara permainan kita lebih bagus karena memainkan sepakbola yang benar, Malaysia agak panik sehingga memainkan permainan asal bola ke depan," tandasnya. (bola/end)
Skuad asuhan Zainal Abidin ini bertengger di posisi kedua di bawah tuan rumah Jepang, torehan tersebut cukup bagus karena Indonesia tak pernah kalah dari lima laga.
Tak hanya itu, tuan rumah jepang juga dibuat kewalahan dan harus puas dengan skor imbang.
Tak hanya itu, seperti yang disampaikan Asisten Pelatih, Ricky Nelson kepada Bola.net, pengalaman pertandingan internasional menjadi pengalaman sangat berharga bagi para pemain muda ini.
"Acara ini bagus untuk anak-anak mental kuat dan kita belajar banyak dari Jepang," ujar Ricky.
"Yang terpenting kita tidak pernah kalah selama di Jepang," tambahnya.
Sementara itu, menanggapi laga terakhir menghadapi Malaysia, Ricky menyebut beberapa kesalahan yang harus dibenahi. Yakni ketika pemain lawan memainkan direct long pass dan juga komunikasi yang sedikit buruk.
"Pemain belakang salah komunikasi dengan kiper sehingga bola masuk ke dalam gawang sendiri," ujar Ricky menanggapi gol Malaysia.
Ditambahkannya, permainan sendiri berjalan cukup keras, meski hujan deras sempat turun dan bermain pada suhu yang mencapai 15°C.
Meski begitu, Ricky memuji para pemain Timnas U-14 yang dinilainya telah memainkan sepakbola dengan benar, berbeda dengan Malaysia.
"Secara permainan kita lebih bagus karena memainkan sepakbola yang benar, Malaysia agak panik sehingga memainkan permainan asal bola ke depan," tandasnya. (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-14 Dipersiapkan Untuk Piala AFF U-16
Tim Nasional 21 Juni 2012, 18:16
-
Timnas U-14 Syukuri Pengalaman Berharga di Jepang
Tim Nasional 21 Juni 2012, 16:40
-
Timnas U-14 Akhiri Dengan Manis Festival di Jepang
Tim Nasional 21 Juni 2012, 16:01
-
Widodo Nilai Peluang Timnas U-22 Cukup Berat
Tim Nasional 21 Juni 2012, 14:45
-
Timnas U-14 Gelontor Gawang Brunei Lima Gol Tanpa Balas
Tim Nasional 20 Juni 2012, 16:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR