
Bola.net - Timnas Indonesia U-17 kini mengincar kemenangan atas Timnas Yaman U-17 dan Timnas Afganistan U-17. Sebelumnya, mereka berhasil menundukkan Timnas Korea Selatan U-17.
Kemenangan 1-0 atas Korsel di laga pembuka Grup C Piala Asia U-17 2025 patut diapresiasi. Namun, hasil tersebut tetap menyisakan sejumlah catatan penting bagi Garuda Muda.
Pengamat sepak bola nasional, Anton Sanjoyo, memberikan banyak catatan yang tentunya menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pelatih Nova Arianto dalam misi menuju ke Piala Dunia U-17 2025 pada November mendatang.
"Ini membuka peluang bagi Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia U-17. Apalagi lawannya adalah Korea Selatan yang kalau di tim senior merupakan salah satu yang terbaik di Asia bersama Jepang. Jadi memang cukup mengejutkan, meski pun kalau saya lihat memang kemenangan ini banyak catatannya ya," kata Anton Sanjoyo lewat kanal YouTube Breaking News Kompas TV.
"Indonesia kan hampir tertekan hampir 90 menit. Kalah di semua departemen, depan, belakang, tengah. Kita hanya bisa bertahan dan sesekali menyerang. Duel one by one juga sering sekali kalah," imbuhnya.
Semangat Harus Dijaga

Pengamat yang juga jurnalis senior itu memuji pertahanan Indonesia yang solid dan kompak.
"Memang pertahanan Indonesia begitu bersemangat. Hampir semua pemain ikut turun bertahan. Jadi semangat ini yang harus tetap dijaga. Masih ada dua pertandingan melawan Yaman dan Afganistan," tukasnya.
Jangan Terlena

Anton Sanjoyo mengingatkan agar para penggawa Garuda Muda jangan terlalu lama terlena karena dua laga berat menanti di depan. Masih banyak yang harus diperbaiki.
"Mudah-mudahan sih fokus terus ya. Jangan terlena dengan kemenangan ini. Karena catatannya masih banyak. Penyelesaian akhir sangat kurang dan determinasi terutama di lini tengah meskipun Evandra Florasta bermain sangat bagus," katanya.
"Tapi menurut saya lini tengah tidak cukup berperan untuk mencegat serangan-serangan dari Korea Selatan. Tapi itu masih bisa improvisasi dalam dua tiga hari ini. Karena kalau saya lihat hasil sejak kualifikasi Indonesia kan hanya sekali kalah dalam pertandingan uji coba melawan Iran. Jadi overall sebetulnya tim Nova Arianto ini sangat oke".
"Meskipun harus bersaing dengan tim seperti Korea Selatan harus banyak improvisasinya. Kalau tidak hanya bisa masuk ke Piala Dunia tapi di Piala Dunia mungkin tidak banyak berbicara. Jadi mumpung masih ada waktu, masih ada dua pertandingan, jadi sih harusnya tim Nova Arianto bisa improvisasi. Mudah-mudahan melawan Yaman improvisasinya lebih banyak sehingga bisa marih kemenangan yang sangat meyakinkan," tuntas Anton Sanjoyo.
Disadur dari: Bola.com (Choki Sihotang, Gregah Nurikhsani) 5 April 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bisa Lolos! Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 Main di Piala Dunia
Tim Nasional 6 April 2025, 14:46
-
Timnas U-17 Diminta Tampil Lebih Baik Lagi Usai Kalahkan Korea Selatan
Tim Nasional 6 April 2025, 14:28
-
Setelah Gasak Korsel, Timnas Indonesia U-17 Diminta Tak Terlena!
Open Play 6 April 2025, 11:01
LATEST UPDATE
-
Domestic Double! Manchester City Juara FA Cup 2025/2026
Liga Inggris 16 Mei 2026, 23:41
-
Man of the Match Chelsea vs Man City: Marc Guehi
Liga Inggris 16 Mei 2026, 23:08
-
Hasil Bayern vs Koln: Harry Kane Hattrick, Die Roten Menang Telak 5-1
Bundesliga 16 Mei 2026, 22:34
-
Prediksi Al-Nassr vs Gamba Osaka: Misi Cristiano Ronaldo Raih Trofi Asia
Asia 16 Mei 2026, 22:17
-
Potensi Geger di Real Madrid: Mourinho Datang, Rashford Dibajak!
Liga Spanyol 16 Mei 2026, 22:00
-
Hasil Lengkap AVC Men's Champions League 2026
Voli 16 Mei 2026, 21:21
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 16 Mei 2026, 21:07
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Seri Catalunya, Spanyol
Otomotif 16 Mei 2026, 20:46
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01

























KOMENTAR