
Bola.net - Timnas Vietnam mulai mencuri perhatian menjelang gelaran Piala AFF 2026. Di bawah arahan pelatih Kim Sang-sik, The Golden Star disebut memiliki senjata baru yang bisa menjadi pembeda saat menghadapi rival-rival di kawasan Asia Tenggara.
Vietnam menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Mereka berada di Grup A bersama Timnas Indonesia, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Media Vietnam, The Thao 247, menyoroti perkembangan strategi Vietnam terutama dalam memanfaatkan situasi bola mati. Kemampuan tersebut dinilai bisa menjadi ancaman serius, termasuk saat menghadapi Timnas Indonesia di fase grup.
Situasi bola mati memang sering menjadi faktor penentu dalam pertandingan level internasional. Ketika ruang terbuka sulit ditemukan melalui permainan terbuka, skema tendangan bebas, sepak pojok, dan duel udara bisa menjadi jalan keluar untuk mencetak gol.
Bola Mati Jadi Senjata Baru Vietnam di Era Kim Sang-sik

Dalam laporan The Thao 247, Vietnam mengalami peningkatan signifikan dalam memaksimalkan situasi bola mati. Mereka menilai skema tersebut kini menjadi salah satu opsi serangan paling berbahaya di bawah kepemimpinan Kim Sang-sik.
"Di bawah asuhan pelatih Kim Sang Sik, situasi bola mati telah menjadi salah satu opsi serangan paling berbahaya bagi Timnas Vietnam," tulis The Thao 247 seperti dikutip pada Kamis (25/6/2026).
"Dengan penambahan pemain dalam pemusatan latihan terbaru, kekuatan tim dalam memanfaatkan tendangan bebas dan bola-bola udara diperkirakan akan semakin tangguh menjelang Piala AFF 2026," sambungnya.
Vietnam memiliki sejumlah pemain yang mampu menjadi eksekutor bola mati. Nguyen Quang Hai, Hoang Duc, Khuat Van Khang, hingga Hoang Hen disebut memiliki kemampuan menciptakan peluang dari tendangan bebas langsung.
Vietnam Siapkan Variasi Serangan

Selain kemampuan eksekusi, Vietnam juga memiliki variasi serangan dari sisi lapangan. Kembalinya Phan Tuan Tai dan Nguyen Dinh Bac membuat opsi umpan silang serta situasi sepak pojok mereka semakin beragam.
"Keragaman pemain ini juga membuat tim Vietnam semakin sulit diprediksi. Bergantung pada posisi dan jarak ke gawang lawan, staf pelatih dapat memilih pemain dengan keterampilan paling sesuai untuk melancarkan serangan," ulasnya.
"Hal ini menjadi keunggulan besar mengingat lawan-lawan di Piala AFF sering menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari strategi serangan tendangan bebas tim-tim papan atas di kawasan ini," lanjut laporan tersebut.
Duel Udara Vietnam Bisa Jadi Ancaman untuk Timnas Indonesia

Selain kualitas eksekutor bola mati, Vietnam juga memiliki keunggulan dalam duel udara. The Thao 247 menilai skuad saat ini memiliki banyak pemain dengan postur ideal dan kemampuan heading yang kuat.
"Selain memiliki banyak spesialis tendangan bebas, Vietnam juga punya barisan pemain tangguh dalam duel udara seperti Xuan Son, Nguyen Tai Loc, Gia Hung, Thanh Chung, Viet Anh, Van Hau, dan Duy Manh," sebutnya.
"Semuanya memiliki kemampuan udara yang sangat baik. Terutama bek tengah muda Quang Kiet, dengan tinggi badan 1,95 m, dianggap sebagai salah satu pemain yang memiliki keunggulan signifikan dalam situasi duel udara," papar The Thao 247.
Bagi Timnas Indonesia, ancaman bola mati Vietnam menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian khusus. Pertahanan dalam situasi sepak pojok dan tendangan bebas bisa menjadi faktor penting dalam duel kedua tim di Piala AFF 2026.
Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi
Baca Ini Juga
- Oxford United Pertahankan Ole Romeny dan Tawarkan Kontrak Baru untuk Marselino Ferdinan
- FC Twente Disebut Kesal pada Mees Hilgers: Bek Timnas Indonesia Absen 2 Kali Latihan Tanpa Kabar
- Aaron Ramsey Jadi Bos Baru Oxford United, Nasib Ole Romeny dan Marselino Ferdinan Bakal Bertahan?
- Dihadiri 3 Pemain Timnas Indonesia Level Usia, Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 Selesai dan Berlanjut ke Putaran Final
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Formasi Pertahanan Terbaik Liverpool dengan Ronald Araujo
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 12:14
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
Chelsea Tetapkan Batas Waktu Transfer Enzo Fernandez, Manchester City Harus Bergerak
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:38
-
4 Talenta Akademi Real Madrid yang Bisa Masuk Rencana Jose Mourinho
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 11:16
-
Senne Lammens Ganti Nomor Punggung di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:08
-
La Liga 2026/27: Superkomputer Prediksi Barcelona Juara, Real Madrid Runner-up
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:42
-
Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 10:38
-
Manchester United Menang atas Leeds, 3 Catatan Penting dari Laga Pramusim
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 10:10
-
Cristian Romero Menuju Atletico Madrid, Tottenham Perlu Cari Pengganti Sang Kapten
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:06
-
Paul Pogba Menuju MLS? Deretan Klub Ini Punya Alasan untuk Merekrutnya
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 09:59
-
7 Pemain AC Milan yang Bisa Isi Berbagai Posisi dalam Skema 3-4-2-1 Amorim
Liga Italia 13 Agustus 2026, 09:14
-
Desire Doue Bidik Semua Trofi usai Bawa PSG Juara Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 08:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR